7 Fakta Upacara Penutupan Asian Games 2018 dalam Angka
TEMPO.CO | 01/09/2018 09:41
Pesta kembang api menyemarakkan Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018.  di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 18 Agustus 2018. INASGOC/Widodo S Jusuf
Pesta kembang api menyemarakkan Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018. di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 18 Agustus 2018. INASGOC/Widodo S Jusuf
TEMPO.CO, Jakarta - Pesta olahraga empat tahunan Asian Games 2018 akan segera berakhir. Upacara penutupan 2018 akan digelar pada Ahad, 2 September 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. Sama dengan upacara pembukaan pada 18 Agustus lalu, acara ini akan dimulai pada malam hari pukul 19.00 WIB.
 
Direktur Kreatif Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Wishnutama mengatakan upacara penutupan ini akan memiliki konsep yang sangat berbeda dengan pembukaan lalu. Selain memiliki panggung lebih sederhana, persiapannya pun lebih singkat.
 
"Intinya adalah ini adalah sebuah perayaan, kebersamaan antara negara-negara Asia, sehingga isinya beragam. Selain selebrasi, juga ada hand over kepada penyelenggara (Asian Games) berikutnya, yakni Hangzhou (Cina)," kata Wishnutama dalam konferensi pers.
 
Berikut beberapa fakta closing ceremony Asian Games 2018 dalam angka
 
• 55 Ribu kursi akan tersedia untuk menyaksikan upacara penutupan nanti. Meski begitu sekitar 20 persen di antaranya ditujukan untuk tamu dan undangan khusus.

• 40 Ribu tiket yang dijual untuk masyarakat.

• 24 menit waktu yang dibutuhkan hingga tiket closing ceremony untuk fully-booked sejak dibuka pada 28 Agustus 2018. Pada Jumat malam tiket dinyatakan sold out.

• 500 Ribu merupakan harga tiket termurah.

• 2 Juta harga tiket termahal untuk menyaksikan closing ceremony Asian Games 2018.
 
• 9.422 personil gabungan antara polisi dan TNI yang akan ikut mengamankan closing ceremony ini.

•  3 layar raksasa akan dibuat di Komplek Gelora Bung Karno untuk masyarakat yang tak bisa masuk untuk menyaksikan langsung prosesi ini. Jumlah ini kemungkinan masih akan bertambah
 
EGI ADYATAMA 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT