Ini Alasan Ketua OCA Puji Jokowi, JK dan Erick Thohir
TEMPO.CO | 18/07/2018 20:36
Presiden Jokowi (kanan) bersama Panglima Santri  Nusantara Muhaimin Iskandar (kiri) mengangkat bola boling saat mencoba lintasan arena Jakabaring Boling Center, Palembang, Sumatera, Selatan, Sabtu 14 Juli 2018. Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri
Presiden Jokowi (kanan) bersama Panglima Santri Nusantara Muhaimin Iskandar (kiri) mengangkat bola boling saat mencoba lintasan arena Jakabaring Boling Center, Palembang, Sumatera, Selatan, Sabtu 14 Juli 2018. Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja, mengunjungi arena boling untuk memastikan kesiapannya untuk pelaksanaan Asian Games 2018. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Olimpiade Asia atau OCA, Sheikh Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, memuji semua pihak di Indonesia yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018.

"Indonesia telah melakukan persiapan yang bagus, dalam rentang waktu yang singkat. Sebulan menjelang acara, Indonesia siap menerima tamu-tamu Asia untuk merayakan olahraga dan persatuan," kata Sheikh Ahmad melalui laman resmi OCA, Rabu, 18 Juli 2018.

"Atas nama keluarga Olimpiade Asia, saya berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan ketua panitia Erick Thohir atas dedikasinya untuk menyiapkan event kelas dunia ini," katanya.

Sebanyak 13 ribu atlet dari 45 negara akan berpartisipasi dalam Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

Korea Selatan dan Korea Utara untuk pertama kalinya dalam sejarah Asian Games, akan mengirimkan tim gabungan pada tiga cabang olahraga.

Hal tersebut menunjukkan kekuatan peran olahraga untuk persatuan.

Sebanyak 5.650 ofisial dan 15 ribu sukarelawan akan membantu melancarkan Asian Games, sementara 6.500 perwakilan media hadir untuk memastikan seluruh warga Asia mendapat berita terbaru kegiatan ini.

Ketua OCA itu juga mengatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir Indonesia telah membangun infrastruktur seperti arena-arena olahraga, perkampungan atlet dan LRT, yang manfaatnya bukan hanya untuk Asian Games 2018 namun bakal terus dirasakan oleh generasi mendatang.

REKOMENDASI BERITA