Polri Siap Beri Izin Liga, Pelatih Persib Usul Turnamen Pramusim Usai Lebaran
TEMPO.CO | 03/02/2021 22:17
Robert Rene Alberts©PERSIB.co.id/Gregorius A.K
Robert Rene Alberts©PERSIB.co.id/Gregorius A.K

TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mengusulkan turnamen pramusim digelar setelah Lebaran sehingga tim bisa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Liga 1 Indonesia 2021.

"Anda tidak bisa berharap pemain bisa menjalani pramusim selama Ramadan. Karena mereka tidak dalam kondisi yang baik dan tak memiliki elemen kompetitif lainnya," ujar Robert seperti dilansir laman resmi klub, Rabu, 3 Februari 2021.

Menurut Robert, turnamen pramusim wajib digelar. Selain karena ajang pemanasan bagi pemain yang tak merumput selama hampir setahun, turnamen juga sebagai simulasi penerapan protokol kesehatan pada pertandingan resmi.

Apabila usulan itu diterima maka turnamen pramusim bisa digelar pada pertengahan hingga akhir Mei. Selepas itu, tim memiliki waktu dua bulan untuk persiapan menatap kompetisi musim berikutnya pada Agustus atau ikut kalender Eropa.

"Jadi sangatlah logis jika Liga berjalan minimalnya dua bulan setelah Ramadan. Tim punya waktu dua bulan untuk mempersiapkan dirinya untuk menjalani liga," ujar Robert Alberts.

"Jadi jika Lebaran di pertengahan Mei, kami akan mulai mempersiapkan tim di pekan akhir Mei dan kompetisi bisa bergulir di akhir Juli atau awal Agustus," kata dia menambahkan.

Baca juga: Persib Pinjamkan Geoffrey Castillion ke Klub Italia, Robert Alberts Mendukung

Di satu sisi, Kepolisian RI telah memberikan lampu hijau bahwa kompetisi sepak bola Indonesia bisa kembali digelar pada tahun ini di tengah pandemi COVID-19. Jika surat perizinan sudah terbit, Polri ingin seluruh pihak yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan.

"Kemarin saya mendapatkan informasi dari Asisten Operasi Kapolri Irjen Polisi Imam Sugianto yang menyatakan bahwa kegiatan liga sepak bola kemungkinan bisa dilaksanakan. Ini sudah dipertimbangkan," ujar Kepala Bidang Kerja Sama Baintelkam Polri Komisaris Besar Budi Sajidin.

Pernyataan Budi itu menjadi semacam angin segar bagi PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) karena sebelumnya Polri sama sekali tidak memberikan izin untuk menggelar Liga 1 dan 2 yang membuat musim 2020 terpaksa dihentikan total.

Menurut Budi, Polri ketika itu belum memberikan izin karena mereka menaati peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan telegram Kepala Polri.

Namun, setelah berdiskusi dengan banyak pihak, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Budi menyebut Polri siap memberikan izin pelaksanaan Liga.

Menurut pelatih Persib, sebelum Liga Indonesia digulirkan kembali, idealnya lebih dulu digelar turnamen usai lebaran.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT