MotoGP: Valentino Rossi Berharap Ada di Level Terbaik Meski di Tim Satelit
TEMPO.CO | 20/01/2021 21:31
Pembalap MotoGP saat tampil di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, 10 Oktober 2020. Dengan hasil ini, Rossi kemungkinan besar akan kembali ke MotoGP untuk tiga putaran terakhir bersama tim pabrikan Yamaha. Adapun Iker Lecuona dari KTM Tech3 dipaksa absen d
Pembalap MotoGP saat tampil di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, 10 Oktober 2020. Dengan hasil ini, Rossi kemungkinan besar akan kembali ke MotoGP untuk tiga putaran terakhir bersama tim pabrikan Yamaha. Adapun Iker Lecuona dari KTM Tech3 dipaksa absen dari pembukaan akhir pekan Valencia setelah saudara laki-laki dan asistennya dinyatakan positif Covid-19 di rumah mereka di Andorra. REUTERS/Stephane Mahe

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap baru Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi berharap masih memiliki level input data untuk pengembangan Yamaha di MotoGP 2021. Ia berharap berada di level terbaik meskipun pindah ke tim satelit MotoGP.

"Saya pikir saya akan terlibat seperti tahun ini. Jadi tidak banyak berubah. Tapi, kita perlu memahami apakah tahun ini saya sangat terlibat atau tidak," kata Rossi dengan nada menyindir sepperti dikutip dari Crash, Rabu, 20 Januari 2021.

"Yang bisa saya lakukan adalah memberikan semua pengalaman saya dan mencoba mengatakan apa yang kami butuhkan, tetapi kurang lebih kami memiliki masalah yang sama. Jadi saya pikir tahun depan tidak akan berubah. banyak," kata juara dunia kelas MotoGP tujuh kali tersebut.

Pembalap berusia 41 tahun itu meneruskan, "Saya pikir, bagaimanapun juga, para insinyur Yamaha dan insinyur dari Jepang mendengar apa yang dikatakan pembalap, tetapi pada akhirnya mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Maksud saya, mereka sudah memikirkan apa yang ingin mereka lakukan."

Baca juga : Bos Petronas MotoGP: Franco Morbidelli Pasti Ingin Mengalahkan Valentino Rossi

Rossi, 41 tahun, beralih ke tim satelit Petronas Yamaha SRT musim ini dan secara efektif bertukar tempat dengan Fabio Quartararo, 21 tahun, yang bergabung dengan Maverick Vinales di Monster Energy Yamaha MotoGP. Berbeda dengan teman satu tim, Franco Morbidelli, Rossi terus menerima motor dengan spesifikasi tim pabrikan.

Setelah berjuang untuk mendapatkan podium pada paruh kedua tahun 2019, Rossi dan krunya bekerja keras untuk melakukan set-up motor mereka sendiri sebelum mengakhiri paceklik 17 balapan di babak kedua MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez.

Itu menjadi satu-satunya finis Rossi di posisi tiga teratas musim ini, Pembalap asal Italia itu gagal mengulangi prestasi di Sirkuit Misano. Mengalami empat DNF dikombinasikan dengan dua balapan gagal karena mengidap Covid-19 sehingga Rossi hanya finis ke-15 di akhir klasemen MotoGP.

Adapun Direktur Yamaha Racing Lin Jarvis tidak mengharapkan perubahan besar terjadi pada pengembangan YZR-M1. Meski begitu, ia mengakui Rossi akan tetap menjadi pemasok data yang penting untuk tim Yamaha. "Akhir musim 2020 menandai momen penting bagi kami dan Valentino, karena dia menjalani 15 musim MotoGP bersama tim pabrik Yamaha. Itu sangat luar biasa," kata dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT