Sponsor Cabut, Persipura Jayapura Terancam Gagal Tampil di Piala AFC 2021
TEMPO.CO | 07/01/2021 13:39
Pesepak bola PSS Sleman Milla (kedua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Arthuur Cunha (kedua kanan) saat laga uji coba jelang laga Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu, 22 Februari 2020. ANTARA
Pesepak bola PSS Sleman Milla (kedua kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persipura Jayapura Arthuur Cunha (kedua kanan) saat laga uji coba jelang laga Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu, 22 Februari 2020. ANTARA

TEMPO.CO, JakartaPersipura Jayapura terancam gagal tampil dalam Piala AFC jika tak mendapat sponsor baru setelah Bank Papua menarik diri menjadi penyokong dana. Penarikan diri Bank Papua sebagai sponsor utama membuat ketua umum Persipura Benhur Tomi Mano terpaksa membubarkan aktivitas tim karena tak bisa lagi menanggung beban gaji pemain, pelatih, hingga ofisial.

"Kami sangat sayangkan situasi ini, padahal kita punya kesempatan untuk berlaga di AFC Cup 2021. Karena tidak mungkin kita paksakan tim berjalan tanpa membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial," kata Tomi Mano dalam keterangan resminya, Kamis, 7 Januari 2021.

Benhur mengatakan awalnya Boaz Solossa dan kawan-kawan percaya diri menatap Piala AFC 2020. Menurut dia, Bank Papua masih memiliki sisa pembayaran kontrak sebesar Rp5 miliar. Dana itu awalnya akan digunakan tim untuk persiapan termasuk gaji para pemain. Namun, direksi Bank Papua lantas menyurati manajemen Persipura bahwa pihaknya tak akan membayar sisa kontrak sponsorship.

Benhur menyayangkan sikap direksi Bank Papua yang mendadak memberikan kabar itu. Jika ada pemberitahuan sebelumnya, menurut dia, klub masih bisa mencari opsi lain dalam mencari dana untuk operasional klub.

"Dengan surat Bank Papua ini berarti kami tidak lagi punya sumber dana untuk beraktivitas, dan kita semua tahu bagaimana menurunnya ekonomi selama pandemi COVID-19, sehingga kemampuan kita secara finansial juga menurun, apalagi ada kewajiban untuk tetap membayar gaji seluruh personel tim," kata Tomi.

Krisis finansial yang dialami ini membuat seluruh aktivitas tim dihentikan dan manajemen belum bisa memberikan garansi sampai kapan tim akan kembali dikumpulkan. Dengan begitu, Persipura menjadi klub kedua setelah Madura United yang menghentikan aktivitas.

Perjalanan Persipura pada Piala AFC 2021 dimulai pada babak Play-off. Mereka akan melangsungkan pertandingan Mei mendatang. Dengan begitu, manajemen harus sesegera mungkin mencari sponsor lagi untuk bisa tampil pada ajang tersebut.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT