Khabib Nurmagomedov Tolak Keinginan UFC untuk Bersaing di The Ultimate Fighter
TEMPO.CO | 30/09/2020 22:00
Khabib Nurmagomedov sedang berlatih di sasananya untuk pertama setelah kematian ayahnya, Juli 2020. (Twitter/@yfab_mma)
Khabib Nurmagomedov sedang berlatih di sasananya untuk pertama setelah kematian ayahnya, Juli 2020. (Twitter/@yfab_mma)

TEMPO.CO, Jakarta - Bintang UFC Khabib Nurmagomedov menolak keinginan UFC untuk menerima tantangan The Ultimate Fighter melawan pesaing beratnya, Conor McGregor. Acara TV, yang biasanya menampilkan 16 petarung yang bersaing untuk mendapatkan kontrak UFC, kembali setelah rehat pada 2018.

Setelah kembali, Presiden UFC Dana White punya rencana besar untuk kembali membuat petarungan antara Ali Abdelaziz dan Nurmagomedov atau Justin Gaethje dan McGregor. Pasangan kelas ringan akan bertarung dalam unifikasi di UFC 254 dan pemenangnya akan melanjutkan untuk melatih di seri The Ultimate Fighters berikutnya.

Namun, Khabib segera menolak gagasan itu karena dia tidak ingin melawan McGregor. Hal itu diungkapkan oleh Abdelaziz kepada TMZ Sports. "Pekan lalu Dana White menelepon saya, dan dia berkata 'Ali, apa pendapat Anda tentang Khabib dan Conor melakukan The Ultimate Fighter di ESPN?' Aku berkata 'Wah, kamu tahu apa? Aku tidak tahu. Aku akan memikirkannya'," ujar Abdelaziz, dikutip dari The Sun, Rabu 30 September 2020.

Abdelaziz meneruskan, "Khabib vs Conor di The Ultimate Fighter, bersaing sebagai pelatih, dia mungkin akan pergi ke rumah sakit karena kami akan mengalahkannya di depan seluruh timnya. Saya berbicara dengan Khabib kemarin dan dia menolaknya."

Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor dalam jumpa media sebelum mereka bertarung di Las Vegas pada Minggu 7 Oktober 2018. (Noah K. Murray/USA Today Sports)

Conor McGregor, 32 tahun, pensiun dari UFC pada bulan Juni lalu, tepat sebulan setelah Gaethje memenangkan sabuk sementara. Namun, Dana White mengungkapkan bahwa dia telah berbicara dengan laki-laki berjuluk The Notorious tentang proyek menyenangkan ini. Alhasil, McGregor sekarang telah membuat pengumuman mengejutkan bahwa dia akan melawan Manny Pacquiao, 41, di Timur Tengah dalam pertarungan berikutnya.

UFC diyakini ikut dalam negosiasi bersama McGregor, yang kalah dari Floyd Mayweather Jr, dalam debut ringnya pada 2017. Ia dijadwalkan menghadapi Pacquiao pada Desember atau Januari mendatang. McGregor pun berpotensi menghadapi pemenang antara Nurmagomedov atau Gaethje.

Namun, Khabib disebut telah memiliki rencana lain alih-alih mengklaim dia tidak akan melawan McGregor. "Melakukan The Ultimate Fighter dengan Khabib. Ini sudah berakhir. Kubilang Khabib menolaknya, dia tidak akan melakukan The Ultimate Fighter dengan McGregor lagi," ujar Abdelaziz.

Tentang kemungkinan calon lawan Khabib Nurmagomedov, Abdelaziz meneruskan, "Jika kamu ingin Khabib melakukan The Ultimate Fighter melawan Kamaru Usman, bisa. Jika Anda ingin melakukannya dengan Khamzat Chimaev, Anda bisa. Jika Justin memilih, Anda juga bisa. Kamu bisa melupakan Khabib, kamu bisa melupakan pertandingan ulang dengannya.”


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT