Formula 1: Renault Protes Legalitas Mobil Racing Point untuk Ketiga Kalinya
TEMPO.CO | 03/08/2020 05:02
Pembalap tim Racing Point Sergio Perez ikuti sesi tes Pramusim Pertama F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 18 Februari 2019. Sebanyak 11 pembalap akan mengikuti jalannya hari pertama testing F1 2019. REUTERS/Albert Gea
Pembalap tim Racing Point Sergio Perez ikuti sesi tes Pramusim Pertama F1 2019 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 18 Februari 2019. Sebanyak 11 pembalap akan mengikuti jalannya hari pertama testing F1 2019. REUTERS/Albert Gea

TEMPO.CO, JakartaRenault mengajukan protes resmi terkait legalitas mobil Racing Point untuk ketiga kalinya setelah balapan Formula 1 Grand Prix Britania di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu.

Tim pabrikan Prancis itu sebelumnya telah dua kali mengajukan protes setelah Grand Prix Styria dan Hungaria terkait mobil Racing Point RP20 yang memiliki desain serupa dengan mobil Mercedes yang digunakan Lewis Hamilton saat merebut gelar juara dunia pada musim 2019, demikian Reuters.

Mereka akan terus melakukan protes hingga ada keputusan dari para steward dengan sidang diharapkan digelar pekan depan.

Kedua tim diperbolehkan mengajukan banding setelah ada keputusan.

Protes Minggu itu terkait dengan mobil Lance Stroll, yang finis P9, sedangkan mobil RP20 yang digunakan Nico Hulkenberg gagal menyala menjelang start.

Pembalap asal Jerman itu menggantikan Sergio Perez yang kedapatan positif COVID-19.

Mobil Racing Point tahun ini dijuluki "pink Mercedes" karena mirip dengan mobil Mercedes W10, hanya saja berbalut livery warna merah jambu.

Racing Point, yang menggunakan power unit dan gearboks Mercedes, secara terbuka mengakui bahwa mereka meniru "filosofi" mobil Mercedes 2019 namun tetap dalam koridor regulasi F1 2020.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT