Formula 1, Lewis Hamilton Juara Tapi Jantungnya Hampir Berhenti
TEMPO.CO | 03/08/2020 00:58
Pembalap Lewis Hamilton berbincang dengan pembalap Max Verstappen setelah balapan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Ahad 2 Agustus 2020. Sayangnya rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas hanya finis di urutan ke-11 setelah mengalami masalah yang sama
Pembalap Lewis Hamilton berbincang dengan pembalap Max Verstappen setelah balapan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Ahad 2 Agustus 2020. Sayangnya rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas hanya finis di urutan ke-11 setelah mengalami masalah yang sama pada ban. REUTERS/Bryn Lennon

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim Formula 1 Merdeces, Lewis Hamilton, menjuarai seri Inggris pada balapan Ahad malam 2 Agustus 2020. Kemenangan Hamilton diwarnai dengan pecahnya ban mobil yang dia kendarai menjelang garis finish.

Hamilton sebenarnya menjalani balapan di kampung halamannya dengan mulus. Membalap di kampung halamannya sendiri dia memimpin sepanjang lomba setelah menempati posisi start terdepan.

Insiden terjadi ketika setengah putaran sebelum finish. Ban depan kirinya pecah sehingga dia tak bisa memacu mobil W11 sekencang mungkin. Dia nyaris gagal meraih podium juara karena pesaingnya dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen memacu mobilnya sekencang mungkin untuk mengambil kesempatan.

Lewis Hamilton diuntungkan dengan jarak 30 detik yang memisahkannya dengan Verstappen. Juara dunia Formula 1 enam kali itu akhirnya bisa masuk finish terdepan dengan jarak 5,8 detik dari Verstappen yang berada di posisi kedua.

Dia pun mengakui bahwa insiden seperti merupakan yang pertama kalinya dia alami. Hamilton menyatakan bahwa jantungnya terasa seperti akan berhenti.

"Saya tidak terlalu yakin ban itu pecah setelah saya menginjak rem. Dan kemudian kalian bisa melihat bannya keluar dari pelek," kata Hamilton seperti dikutip laman resmi Formula 1.

"Saya tetap mengendarainya, mencoba mempertahankan kecepatan. Kadang ban bisa lepas dan merusak sayap. Saya berdoa ban bisa tetap berputar dan tidak terlalu lamban."

"Saya jelas tidak pernah mengalami hal seperti ini di putaran terakhir dan jantung saya nyaris berhenti," ujar Hamilton.

Insiden serupa dialami rekan setim Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, tiga putaran sebelum finish. Padahal saat itu Bottas sedang berada di posisi kedua. Tak beruntung, Bottas akhirnya hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-11.

Bagi Lewis Hamilton, kemenangan itu merupakan yang ketiga kalinya secara beruntun dalam empat balapan musim ini. Dia kini semakin memperlebar jarak di pucuk klasemen pembalap Formula 1 dengan mengumpulkan total 88 poin. Valtteri Bottas bertahan di peringkat dua dengan selisih 30 poin dan diikuti oleh Max Verstappen dengan raihan 52 poin.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT