Saifi Rizka Tanpa Beban Hadapi Gregoria di Semifinal PBSI
TEMPO.CO | 24/07/2020 09:34
Pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung berlatih jelang All England 2020 di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 25 atlet Indonesia ikut ambil bagian dan ditargetkan dapat meraih satu gelar dalam turnamen bulu tangkis ter
Pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung berlatih jelang All England 2020 di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Sebanyak 25 atlet Indonesia ikut ambil bagian dan ditargetkan dapat meraih satu gelar dalam turnamen bulu tangkis tertua dunia yang akan berlangsung pada 11-15 Maret 2020 di Birmingham, Inggris. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, JakartaPemain muda Saifi Rizka Nur Hidayah mengaku akan tampil lepas saat menghadapi unggulan utama Gregoria Mariska di semifinal PBSI Home Tournament yang akan berlangsung di Jumat pagi, 24 Juli 2020, di Cipayung, Jakarta Timur.

"Lawan senior jadinya malah lebih lepas. Saya gak memiliki beban. Enggak susah mikir menang kalah, main maksimal saja," kata pebulu tangkis yang masih kategori junior ini usai bertanding dengan Komang Ayu Cahya Dewi di babak perempat final, Kamis malam.

Saifi menyebut bertanding dengan Gregoria yang sudah malang melintang di level atas turnamen bulu tangkis dunia akan menjadi pengalaman yang berharga bagi dirinya.

"Dia (Gregoria) kan lebih senior, bola-bolanya juga lebih matang. Jadi harus siap capek, dan kaki saya juga harus siap (mengejar bola)," kata pebulu tangkis asal klub Mutiara Cardinal Bandung tersebut.

Saifi memastikan tiket semi final usai menyingkirkan Komang Ayu Cahya Dewi di babak perempat final dalam permainan tiga game dengan skor 21-14, 20-22, 21-14.

Sementara itu Gregoria yang juga asal klub Mutiara Cardinal Bandung lolos.ke semifinal setelah mengalahkan Ruselli Hartawan dengan skor 9-21, 21-13, 21-17.

Mengomentari lawannya di semifinal, Gregoria tak ingin meremehkan Saifi. Pengalaman saat dikalahkan Putri Kusuma Wardani pada babak penyisihan grup menjadi pelajaran bagi Gregoria untuk tidak merenehkan pemain muda.

"Pemain muda main lebih lepas, seperti Putri . Saya harus siap misalnya sudah unggul atau sudah enak mainnya. Jangan lengah yang akhirnya membuat jadi rugi," kata Gregoria.

Pertandingan semifinal lain, yang akan digelar di Pelatnas PBSI,  akan mempertemukan unggulan 5, Putri Kusuma Wardhani alias Putri KW dengan unggulan 6 Asty Dwi Widyaningrum.

Putri melaju ke semi final dengan nenyingkirkan unggulan kedua Fitriani (21-17 dan 21-15), sedangkan Asty di perempat final menghentikan Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan skor 17-21, 23-21, 21-9.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT