Ferrari Percepat Upgrade Mobil pada Seri Kedua Formula 1 Austria
TEMPO.CO | 07/07/2020 08:37
Pembalap Ferrari Sebastian Vettel berjalan di lintasan dengan anggota tim mengenakan masker menjelang berlangsungnya Grand Prix Austria, di Styria, Austria, 2 Juli 2020. Tim dan pembalap Formula 1 akan menjalani Grand Prix yang sangat berbeda tahun ini ka
Pembalap Ferrari Sebastian Vettel berjalan di lintasan dengan anggota tim mengenakan masker menjelang berlangsungnya Grand Prix Austria, di Styria, Austria, 2 Juli 2020. Tim dan pembalap Formula 1 akan menjalani Grand Prix yang sangat berbeda tahun ini karena pandemi virus corona dan sporting director Ferrari Laurent Mekies mengungkapkan salah satu tantangan terbesar di sana. REUTERS/Leonhard Foeger

TEMPO.CO, JakartaFerrari akan memperkenalkan upgrade mobil Formula 1 mereka lebih awal setelah hasil kurang memuaskan pada seri pembuka di Grand Prix Austria akhir pekan lalu. Ferrari membawanya lebih cepat setelah awalnya bakal diperkenalkan pada seri ketiga di Hungaria pada 19 Juli.

Pada seri kedua GP Styria, Austria, Ferrari berencana menggunakan hasil upgrade mobil mereka untuk balapan pada 11-12 Juli mendatang. "SF1000 tidak cukup bagus, bahkan jika dibandingkan dengan ekspektasi sebelum ajang ini. Oleh karena itu, pengembangan telah dikebut untuk beberapa waktu," demikian pernyataan Ferrari seperti dikutip Reuters, Selasa, 7 Juli 2020.

Ferrari mengklaim bahwa dua balapan beruntun di sirkuit yang sama memungkinkan upgrade bisa dicek lebih akurat. "Ini dengan harapan mengajukan pengenalan paket aerodinamika yang dijadwalkan untuk Grand Prix Hungaria ke pekan depan, atau paling tidak, beberapa dari komponennya."

Meski pembalap Ferrari Charles Leclerc finis pada posisi kedua di Austria, ia mengatakan ada sedikit keberuntungan dalam balapan dengan adanya tiga periode Safety Car. Bagai ketiban durian runtuh, pembalap asal Monako, yang sebenarnya finis di urutan ketiga, naik ke posisi dua setelah Lewis Hamilton mendapatkan penalti tambahan waktu lima detik setelah insiden senggolan dengan mobil Alexander Albon dari Red Bull.

Adapun rekan satu tim Leclerck, Sebastian Vettel, hanya mampu mengamankan poin terakhir yang tersedia setelah finis pada urutan 10. Vettel mengungkapkan bahwa bagian belakang mobil SF1000 sulit dikendalikan. "Beruntung aku hanya melintir satu kali. Itu sangat sulit... jujur aku kehilangan kendali bagian belakang berapa kali hari ini," kata juara dunia empat kali itu.

CEO Ferrari Louis Camilleri tak cukup puas setelah babak kualifikasi yang buruk dan hanya 19 poin diraih timnya di seri pembuka Formula 1 itu. "Kami tahu banyak yang harus dikerjakan. Ini jelas bukan posisi grid yang harus didapati tim seperti Ferrari dan kami harus merespon itu segera," kata Camilleri.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT