Persiapan Piala Dunia U-20, Ini Pembagian Tugas dari Jokowi
TEMPO.CO | 03/07/2020 18:53
Presiden Joko Widodo saat menerima Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan dan sejumlah pengurusnya di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Jokowi berpesan pada PSSI agar segera berbenah agar sepakbola Indonesia meraih prestasi yang memuaskan. TEMPO/S
Presiden Joko Widodo saat menerima Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan dan sejumlah pengurusnya di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Jokowi berpesan pada PSSI agar segera berbenah agar sepakbola Indonesia meraih prestasi yang memuaskan. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah membagi tugas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 kepada tiga pihak. Mereka adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menyebutkan pembagian tugas tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat kabinet terbatas pada 1 Juni lalu. Kemenpora ditugaskan untuk penyelenggaraan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk urusan arena dan infrastruktur penunjang, dan PSSI berfokus mempersiapkan Tim Nasional Indonesia U-19.

“Mudah-mudahan kami segera mempersiapkan karena waktunya sangat pendek. Sudah lebih empat bulan pandemi Covid-19 ini, mungkin pelaksanaan pelatnas maupun persiapan penyelenggaraan terhalang,” kata Amali dalam konfrensi pers di kantornya, di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020.

Zainudin yang telah ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Piala Dunia U-20 (INAFOC) masih menunggu surat keputusan presiden (Keppres). Ia berharap landasan hukum itu bisa secepatnya diterbitkan. “Begitu ada keputusan Presiden untuk segera jalan, kami akan segara melakukannya bersama-sama," ucap dia.

Menurut Amali, Presiden Jokowi pun berharap pelaksana Piala Dunia U-20 pada Mei-Juni tida terganggu oleh pandemi virus corona atau Covid-19. Namun dengan segala kendala yang terjadi, ia tetap berupaya menyiapkan fasilitas terbaik bagi 24 negara peserta. “Suasana pandemi harus kita pertimbangkan, pada saatnya nanti selesai, sehingga Mei-Juni 2021 kita bisa melaksanakan dan dalam kondisi normal, itu yang paling penting," ucap dia.

Saat ini PSSI telah mengajukan 6 Stadion sebagai lokasi penyelenggara kepada FIFA. Keenamnya yakni Stadion Gelora Bung Karno, Gelora Bung Tomo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Jakabaring, dan Stadion Manahan.
Begitu disetujui oleh FIFA, Kementerian PUPR bakal segera melakukan renovasi untuk memenuhi syarat menggelar pertandingan internasional bagi stadion tersebut.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT