MotoGP, Fabio Quartararo Hadapi Dugaan Pelanggaran Uji Balap FIM
TEMPO.CO | 02/07/2020 22:21
Fabio Quartararo dari tim Petronas Yamaha SRT menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia (8/2/2020) (ANTARA/HO-sepangracingteam.com)
Fabio Quartararo dari tim Petronas Yamaha SRT menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia (8/2/2020) (ANTARA/HO-sepangracingteam.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Pebalap MotoGP Yamaha Petronas, Fabio Quartararo, akan menghadapi sidang dengar pendapat dengan FIM pada akhir pekan ini atas dugaan pelanggaran aturan pengujian pribadi. Hal ini terkait dengan laporan Badan Pengatur MotoGP FIM mengeluarkan pernyataan yang menyatakan telah menerima keluhan bahwa pengendara dan tim Yamaha Petronas telah melanggar aturan pengujian pribadi.

Pihak Pengawas MotoGP FIM dikabarkan telah memperoleh informasi tentang kemungkinan pelanggaran Peraturan Grand Prix FIM yang mmencakup latihan dan pengujian motor. Aduan ini menduga Quartararo melakukan pelanggaran peraturan uji balap. Dikutip dari Motorsport, Kamis 2 Juli 2020, laporan itu diduga terkait latian Quartararo yang melakukan latihan di Sirkuit Paul Ricard menggunakan Yamaha R1 yang disiapkan oleh Techsolutions.

Pembalap asal Perancis baru-baru ini dikabarkan telah menghabiskan dua hari di Sirkuit Paul Ricard di Perancis dengan Yamaha R1 Superbike dengan beberapa kru Petronas. Uji balap itu dianggapp sebagai bagian dari persiapan untuk kembalinya seri MotoGP di Jerez, Spanyol, pada 19 Juli. Motor Quartararo itu diduga dilengkapi dengan sejumlah komponen yang digunakan dalam kompetisi. Regulasi FIM melarang aktivitas uji balap dalam latihan menggunakan komponen tersebut.

Laporan kepada FIM diduga dilakukan oleh pesaing Quartararo dan Yamaha Petronas. Laporan itu atas dugaan disisipinya motor latihan dengan potongan komponen yang akan digunakan dalam balap MotoGP. Hal itu memang melanggar pasal 1.15.1 Peraturan GrandPrix FIM tentang batasan latihan dan tes mandiri untuk balapan.

Dalam panggilannya, FIM menyatakan pengujian pribadi untuk pabrikan MotoGP non-konsesi seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Ducati dengan pengendara balap dilarang menggunakan mesin kelas utama. Pembalap juga dilarang menguji motornya di sirkuit yang akan mengadakan balapan dengan acara selama dua minggu. Meski demikian, FIM menyatakan bahwa, "Pada tahap ini FIM tidak akan membuat komentar lebih lanjut tentang masalah ini."

Dikutip juga dari Motorsport, kemungkinan kecil FIM menjatuhkan hukuman untuk Quartararo karena ia dengan bebas memasang foto-foto tes di media sosialnya. Hal itu membuat insiden itu dianggap sebagai kasus kesalahpahaman aturan. Fabio Quartararo mengakui, meskipun dia akan menghabiskan waktu di sirkuit menjelang pembukaan musim di Jerez, latihan itu hanya untuk membiasakan diri mendapatkan kecepatan setelah lama absen dari tunggangannya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT