Bulu Tangkis: Gregoria Coba Hal-hal Baru Selama Karantina Corona
TEMPO.CO | 09/05/2020 04:45
Gregoria Mariska Tunjung. ANTARA/Sigid Kurniawan
Gregoria Mariska Tunjung. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta -Selama menjalani masa karantina pandemi corona di Pelatnas PBSI yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur, pebulu tangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung mengaku senang mencoba hal-hal baru untuk mengusir rasa jenuhnya.

Salah satu kegiatan yang dia coba adalah memasak. Atlet berusia 20 tahun itu mengatakan jika memasak merupakan aktivitas yang sudah lama ingin dicobanya. Selama di pelatnas, Gregoria pun sempat mempraktekkan beberapa resep masakan.

“Selama di pelatnas, saya jadi lebih sering mencoba apa saja yang dulu belum sempat saya lakukan, misalnya memasak. Saya coba membuat nasi goreng, roti goreng dan churros. Bahkan saya pernah juga membuat cheesecake, tapi sayangnya gagal,” kata Gregoria dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat.

Akan tetapi, kegiatan memasak itu tidak berlangsung lama. Kini Gregoria mengaku sudah tidak lanjut memasak lagi lantaran enggan membereskan banyaknya peralatan yang dia gunakan untuk melakukan kegiatan tersebut.

Selesai dengan memasak, pemain jebolan klub bulu tangkis Mutiara Cardinal Bandung itu beralih ke aktifitas lain, yakni bermain alat musik. Dia mengaku belum menguasai suatu alat musik, sehingga masih harus banyak belajar.

“Saya sudah belajar dua alat musik, yaitu gitar dan piano. Saya mempelajarinya dari Kak Greysia Polii. Sayangnya, saya masih tidak bisa juga bermain alat musik, sepertinya saya memang tidak ada bakat di dunia musik,” ujar Gregoria.

Kendati begitu, peraih gelar Juara Dunia Junior tunggal putri tahun 2017 tersebut mengaku masih ingin belajar dan mencoba banyak hal baru lainnya. Namun untuk saat ini, dia masih fokus dengan bulu tangkis.

Selain rasa jenuh, atlet bulu tangkis ini juga kerap merasa kangen dengan kedua orang tuanya di rumah. Untuk mengobati kerinduan itu, dia pun sering kali melakukan video call bersama ayah dan ibunya.

“Saya suka video call dengan orang tua, bahkan ketika saya sedang makan atau menonton televisi. Durasinya juga lama, bisa sampai satu jam lebih. Di masa pandemi COVID-19 ini, saya rajin memantau kondisi mereka. Ada rasa khawatir sama orang tua,” kata Gregoria, anak tunggal dari pasangan Gregorius Maryanto dan Fransiska Romana itu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT