Ferrari akan Keluar dari F1, jika Batas Anggaran Diturunkan Lagi
TEMPO.CO | 23/04/2020 22:27
Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari Sebastian Vettel melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. Sebastian Vettel berhasil menjadi yang tercepat di hari kelima tes pramusi
Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari Sebastian Vettel melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. Sebastian Vettel berhasil menjadi yang tercepat di hari kelima tes pramusim Formula 1 (F1) 2020. REUTERS/Albert Gea

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Ferrari, Mattia Binotto, mengisyaratkan tim dari Italia ini akan meninggalkan balapan F1 karena perubahan peraturan pembatasan anggaran.   

Untuk musim 2020 ini, tim-tim Formula 1 memiliki batas anggaran 160 juta euro atau sekitar Rp 2,67 triliun. Batas anggaran itu akan lebih rendah untuk 2012 yaitu 135 juta euro.

Tapi, Federasi Otomotif Internasional (FIA) menginginkan batas anggaran lebih rendah lagi yaitu 90 juta euro dan hal itu ditentang tim Ferrari.

"Tingkat (batas anggarran) ini sudah sesuatu yang baru dan dibandingkan dengan yang diminta pada Juni lalu,” kata Binotto kepada  The Guardian.

“Itu tidak bisa dicapai tanpa pengorbanan yang lebih jauh yang sangat mencolok, terutama dalam soal sumber daya manusia. Jika lebih rendah lagi, kami tidak ingin berada dalam situasi untuk memiliki lebih maksimal dalam pengembangan DNA pacuan kami,” Binotto melanjutkan.

Seperti cabang olahraga lain. F1 akan terus merasakan dampak krisis pandemi virus corona terhadap keuangan mereka. Tapi, Binotto memperingatkan melawan setiap keputusan apapun yang dilakukan secara tergesa-gesa.

“Kami sangat sadar bahwa F1 dan tentu saja seluruh dunia sekarang sedang melalui masa sulit karena pandemi COVID-19," katanya.

“Tapi, bagaimanapun, ini bukan waktunya untuk bereaksi terburu-buru, dengan menetapkan keputusan yang berisiko atas nama kondisi darurat, tanpa benar-benar mengevaluasi seluruh konsekuensinya,” kata Ketua Tim F1 Ferrari ini.

MARCA

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT