Debut di MotoGP Virtual, Valentino Rossi Finis Ketujuh
TEMPO.CO | 13/04/2020 05:46
Pembalap Yamaha Valentino Rossi. Reuters
Pembalap Yamaha Valentino Rossi. Reuters

TEMPO.CO, JakartaValentino Rossi menikmati debutnya di balapan virtual MotoGP yang digelar pada Minggu, ketika musim balapan gagal dimulai karena pandemi virus corona.

Rossi, pembalap paling senior di grid MotoGP, tak canggung menyambut tantangan gaya balapan baru itu. Ia tampil melawan para rival yang usianya jauh lebih muda seperti Fabio Quartararo, Alex Marquez, Marc Marquez, dan Maverick Vinales.

Di usianya yang kini 41 tahun, juara dunia sembilan kali asal Italia itu kini mencoba menerjemahkan keahlian membalapnya di depan layar sembari memegang stick PlayStation.

Masih gugup di babak kualifikasi, Rossi mendapati dirinya start dari posisi paling belakang.

Setelah start, The Doctor menyintas insiden tabrakan yang melibatkan sejumlah pembalap di tikungan pertama.

Dia bertarung ketat dengan duet pembalap Ducati Michele Pirro dan Danilo Petrucci di lomba sepanjang 10 lap itu.

Momen paling krusial terjadi di lap terakhir saat Rossi berusaha menyalip Petrucci dari sisi dalam demi meraih peringkat finis keenam namun pembalap Yamaha itu kehilangan kendali dan terjatuh.

Rossi akhirnya harus puas finis peringkat ketujuh, mengungguli Takaaki Nakagami, Michelle Pirro, dan Tito Rabat di tiga peringkat terakhir.

"Aku mencoba di tikungan terakhir karena ada Danilo di sana, tak terlalu jauh dariku, tapi Danilo terlalu mahir dengan PlayStation. Jadi aku menyenggolnya dan aku terjatuh," kata Rossi seperti dilansir laman MotoGP.

"Tapi, aku menikmatinya. Level permainanku tak fantastis, tapi aku akan mencoba dan memperbaiki diri. Pastinya."

Anak didik Rossi, Francesco Bagnaia, dari tim Pramac Racing menjuarai balapan virtual seri kedua itu setelah bertarung ketat dengan Maverick Vinales dari tim Monster Energy Yamaha. Sementara juara seri pertama, Alex Marquez, harus puas finis peringkat ketiga.

Balapan virtual digelar oleh MotoGP untuk mengobati kerinduan para fan di tengah pandemi virus corona dan mengkampanyekan untuk tetap berada di rumah dengan tagar #StayAtHomeGP.

Sementara tujuh balapan MotoGP 2020 tertunda, sedangkan seri Qatar dibatalkan, menyusul krisis kesehatan global yang saat ini telah menyaksikan sedikitnya 110.000 orang tewas dan 1,7 juta warga dunia terinfeksi COVID-19.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT