Wabah Corona Meluas, Forki Belum Gelar Pelatnas
TEMPO.CO | 04/04/2020 08:10
Sejumlah karateka mengikuti pelatnas SEA Games 2019 di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 November 2019. Timnas Karate Indonesia dengan 17 atletnya akan bertanding dalam SEA Games 2019 Filipina dengan menargetkan dua medali emas. ANTARA
Sejumlah karateka mengikuti pelatnas SEA Games 2019 di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 November 2019. Timnas Karate Indonesia dengan 17 atletnya akan bertanding dalam SEA Games 2019 Filipina dengan menargetkan dua medali emas. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Karate-Do Indonesia ( Forki) belum bisa melaksanakan Pelatnas karena wabah corona atau Covid-19. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Forki, Djafar Djantang mengatakan bahwa 24 karatake melakukan latihan di daerah masing-masing.

Menurut dia, meluasnya penyebaran virus corona membuat seluruh kejuaraan karate mengalami penundaan.

"Dari event yang seharusnya diikuti tahun ini, mulai dari World Premier League di Maroko pada Maret lalu, Madrid pada bulan April, rencana minggu depan seluruhnya dibatalkan. Kemudian tryout di Bali, di mana Indonesia jadi tuan rumah Asia Karate Championship, di Arab kejuaraan dunia juga tidak dilaksanakan," kata dia melalui video conference, 3 April 2020.

Djafar menyebutkan begitu pandemi corona berakhir maka PB FORKI akan segera melaksanakan Pelatnas. Menurut dia, tantangan terberat dihadapi oleh pelatih yang memantau program latihan 24 atlet dari jarak jauh.

"FORKI dan tim pelatih menyiapkan program akan disampaikan ke atlet di daerah masing masing, untuk dapat diikuti, terpantau dari pusat," Ujar dia.

Menurut dia, langkah strategi yang dilakukan pihaknya menuju kualifikasi Olimpiade dengan mengintensifkan latihan di daerah.

Djafar menjelaskan turnamen kualifikasi Olimpiade seharusnya dilaksanakan 8-10 Mei 2020 ditunda sampai 26-28 Juli 2020.  

Dalam turnamen yang berlangsung di Paris itu, Djafar menyebutkan Federasi Karate Dunia (WKF) menyediakan tiga tiket untuk bisa lolos ke Olimpiade 2020. "Semoga perubahan jadwal akan memberikan kesempatan karateka kita berjuang memperbaiki ranking," kata dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT