Olimpiade 2020 Diundur, Kejuaraan Dunia Renang 2021 Menyesuaikan
TEMPO.CO | 25/03/2020 06:52
Ekspresi wajah atlet AS, Maria Coburn dan Briadam Herrera saat tampil dalam final lompat indah campuran 3m Synchro Springboard Kejuaraan Berenang Dunia FINA ke-18 di Pusat Akuatik Kota Universitas Nambu, Gwangju, Korea Selatan, Sabtu, 20 Juli 2019. REUTER
Ekspresi wajah atlet AS, Maria Coburn dan Briadam Herrera saat tampil dalam final lompat indah campuran 3m Synchro Springboard Kejuaraan Berenang Dunia FINA ke-18 di Pusat Akuatik Kota Universitas Nambu, Gwangju, Korea Selatan, Sabtu, 20 Juli 2019. REUTERS/Kim Hong-Ji

TEMPO.CO, Jakarta - Federasi Renang Dunia, FINA, bersiap menjadwal ulang Kejuaraan Dunia Akuatik ke-19 tahun 2021 menyusul keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan pemerintah Jepang menunda Olimpiade 2020 ke tahun 2021.

Kejuaraan Dunia Akuatik ke-19 sedianya digelar di Fukuoka, Jepang, pada 16 Juli sampai 1 Agustus 2021, tetapi keputusan terkini Olimpiade Tokyo memunculkan kemungkinan jadwal yang berbenturan, sebab IOC dan pemerintah Jepang juga membidik jadwal baru pada musim panas 2021.

Untuk itu, FINA melalui laman resminya menyatakan siap berkoordinasi untuk merumuskan penjadwalan terbaik bersama berbagai pihak yang terlibat.

"Menyusul penundaan Olimpiade Tokyo ke tahun 2021, FINA akan berkoordinasi penuh dengan panpel Kejuaraan Dunia Akuatik di Fukuoka, Federasi Renang Jepang serta otoritas publik di Jepang untuk mematangkan jadwal kompetisi, jika diperlukan dengan sepersetujuan IOC," demikian tulis pernyataan resmi FINA, Selasa, 24 Maret 2020.

Penjadwalan ulang mungkin diperlukan, sebab FINA ingin memastikan kompetisi yang mereka gelar sejalan dengan kondisi dan kesempatan terbaik bagi para atlet untuk bisa bersaing di level tertinggi.

Olimpiade Tokyo 2020 ditunda penyelenggaraannya ke tahun depan, sebab dunia saat ini masih dihadapkan pada perjuangan melawan pandemi COVID-19.

Sedianya Olimpiade 2020 digelar pada 24 Juli s.d. 9 Agustus dan belum ada jadwal baru yang dikonfirmasi, tetapi baik IOC maupun pihak Jepang memastikan tidak akan lebih lambat dari musim panas 2021.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT