Pandemi Corona, Serbia - Kroasia Serukan Olimpiade Tokyo Ditunda
TEMPO.CO | 23/03/2020 01:30
Seorang warga Jepang menggunakan masker melewati jam countdown digital Olimpiade 2020 di Tokyo, Senin (16/3/2020. (ANTARA/REUTERS/Edgard Garrido)
Seorang warga Jepang menggunakan masker melewati jam countdown digital Olimpiade 2020 di Tokyo, Senin (16/3/2020. (ANTARA/REUTERS/Edgard Garrido)

TEMPO.CO, Jakarta - Serbia dan Kroasia jadi negara berikutnya yang menyerukan Olimpade Tokyo 2020 ditunda karena dunia yang masih dihantui pandemi virus corona COVID-19. Mereka menilai kekukuhan Pemerintah Jepang dan Komite Olimpiade Internasional untuk tetap akan menggelarnya Juli-Agustus mendatang menyalahi akal sehat.

"Kami tidak bisa mendukungnya karena nyawa manusia harus diutamakan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Serbia Vanja Udovicic seperti dikutip dari Reuters, Minggu 22 Maret 2020. 

Presiden Komite Olimpiade Kroasia, Zlatko Matesa, juga menilai tidak mungkin menggelar Olimpiade Tokyo sesuai jadwal. "Tak seorang pun ingin Olimpiade ditunda, tetapi saya pikir kita sudah berada dalam situasi di mana itu menjadi satu-satunya opsi," katanya.

Zlatko merujuk kepada keputusan di Eropa yang menunda semua ajang olahraga tanpa kejelasan kapan kelanjutannya. Saat ini, dia menambahkan, olahraga bukan sesuatu yang penting, sebab memainkannya sudah tidak memungkinkan.

"Saya percaya tidak mungkin Olimpiade Tokyo digelar sesuai rencana, dan rasanya mereka harus dan akan menundanya beberapa bulan. Itu bukan keputusan yang dramatis," ujarnya.

Secara terpisah, laporan eksklusif Reuters menyebut panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 diam-diam tengah merancang opsi alternatif jika pesta olahraga akbar empat tahunan itu harus ditunda karena pandemi COVID-19.

 

Suasana seremoni penerimaan api olimpiade di pangkalan udara Matsushima, Jepang, 20 Maret 2020. REUTERS/Issei Kato

 

"Akhirnya, kami sudah diminta membuat simulasi jika ada penundaan," kata salah satu sumber Reuters

Sumber Reuters lainnya menyebutkan bahwa panpel Olimpiade Tokyo memang tengah membicarakan opsi penundaan, termasuk jika harus memakan waktu satu hingga dua tahun. Namun sebagian besar anggota panpel berharap penundaan hanya memakan waktu sebulan atau 45 hari. 

Keputusan akhir soal kelanjutan Olimpiade Tokyo 2020 nantinya akan ditentukan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC), yang hingga saat ini masih yakin ajang itu akan tetap digelar sesuai rencana. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT