Ketua ISSI Jelaskan Langkah Atlet Sepeda Kejar Tiket Olimpiade
TEMPO.CO | 21/02/2020 06:15
Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari  ikuti rapat terbatas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 Februari 2020. Indonesia me
Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari ikuti rapat terbatas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 Februari 2020. Indonesia memenangi bidding tuan rumah Piala Dunia Basket 2023 bersama Jepang dan Filipina. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa masih ada atlet balap sepeda nomor BMX yang berjuang di kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Oktohari yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menjelaskan bahwa atlet sepeda masih mengikuti kejuaraan sampai Mei 2020.

"Mudah-mudahan atlet kita bisa lolos," kata Oktohari di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.

Ia memyebutkan bahwa PB ISSI tidak hanya mengirimkan atlet untuk mengikuti kejuaraan di luar negeri. Namun, kata dia, PB ISSI juga menggelar kejuaraan sebagai kualifikasi olimpiade di Indonesia. "Kami akan adakan lagi di Indonesia agar menambah peluang poin bagi atlet Indonesia," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan sudah empat cabang olahraga yang meloloskan atletnya ke Olimpiade 2020 di Tokyo. Ia menyebutkan sudah enam atlet yang telah mengantongi tiket multi event terbesar itu.

"Mereka yakni Lalu Muhammad Zohri dari atletik, Vidia Radika di menembak, Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa untuk panahan, serta Eko Yuli dan Windy Cantika di angkat besi," kata Zainudin dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Gedung Nusantra, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020.

Politikus Partai Golkar berharap jumlah atlet yang tampil di Tokyo melebihi jumlah kontingen di Olimpiade 2016. Saat itu Indonesia mengirim 28 atlet.

Sekarang, kata Zainudin, masih ada 91 atlet dari 15 cabang olahraga yang berburu tiket ke Olimpiade 2020. "Kami targetkan ada 30 atlet yang bisa lolos," ujarnya.

Menpora menambahkan bahwa target untuk Olimpiade Tokyo 2020 baru akan ditentukan akhir Mei nanti. Ia menyebutkan tiga cabang olahraga berpeluang menyumbang medali yakni bulu tangkis, angkat besi, dan panahan.

"Target medali akan ditetapkan setelah cut off poin dan drawing olimpiade," ucapnya.

Zainudin mengatakan Kemenpora telah menunjuk Rosan P. Roeslani sebagai Ketua Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. "Untuk optimalisasi, beberapa cabor seperti bulu tangkis dan angkat besi akan melalukan aklimatisasi dengan menggelar training camp mulai awal Juni di Jepang bekerja sama dengan Pemerintah Jepang," katanya.

IRSYAN HASYIM


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT