FAA Selidiki Terbakarnya Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant
TEMPO.CO | 27/01/2020 07:29
Petugas terlihat di lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Ahad, 26 Januari 2020. Helikopter itu jatuh lalu meledak hingga hanya menyisakan serpihan di kawasan perbukitan di pinggiran Calabasas. REUTERS/Kyle
Petugas terlihat di lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Ahad, 26 Januari 2020. Helikopter itu jatuh lalu meledak hingga hanya menyisakan serpihan di kawasan perbukitan di pinggiran Calabasas. REUTERS/Kyle Grillot

TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas keselamatan transportasi udara Amerika Serikat, FAA, merilis pernyataan mengenai kematian sang legenda NBA Kobe Bryant dan sekaligus menyatakan sedang menggelar penyelidikan atas kecelakaan itu.

Bryant, 41 tahun, naik helikopter pribadinya bersama empat orang lainnya ketika pesawat itu tiba-tiba terbakar sebelum jatuh setelah berputar-putar di udara, tulis laman TMZ.

Dinas penyelamat darurat segera mencapai lokasi jatuhnya helikopter itu tetapi mendapati tidak ada seorang pun yang selamat dari kecelakaan itu.

Dalam pernyataannya seperti dikutip laman Daily Star, FAA memastikan bahwa penyelidikan untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut masih berlangsung.

"Informasi ini masih awal dan masih bisa berubah," kata FAA dalam pernyataan itu. "Sebuah helikopter S-76 jatuh pagi ini di bawah situasi yang belum diketahui di dekat Calabasas, California."

"Pihak berwenang setempat mengatakan bahwa ada lima orang penumpang.  FAA dan NTSB (badan keselamatan transportasi nasional AS) akan menginvestigasinya."

Kota Calabasas juga mengeluarkan penyataan setelah kecelakaan itu. "Kabar yang amat menyedihkan bahwa kami mengetahui kematian Kobe Bryant dan empat orang lainnya dalam kecelakaan helikopter di Calabasas," tulis siaran pers pemerintah kota itu.

"Helikopter itu jatuh di lapangan terpencil di luar Las Virgenes sekitar pukul 10 pagi," kata siaran pers pemerintah kota ini seraya mengatakan helikopter jatuh ini tidak merenggut korban lain selain kelima penumpangnya. "FAA dan NTSB sedang menyelidiknya."

Kepolisian Los Angeles memastikan kelima orang yang berada di heli itu meninggal dunia.

"Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan helikopter Calabasas. Para deputi LA dan Malibu masih bersama personel Dinas Kebakaran LA County. Investigasi masing berlangsung. Jauhi area itu sampai pemberitahuan lebih lanjut."

NBA mempertimbangkan untuk membatalkan semua laga NBA hari ini, tetapi laga Houston Rockets melawan Denver Nuggets sedang berlangsung ketika pengumuman dikeluarkan.

Kobe Bryant membela LA Lakers selama 20 tahun dan dianggap sebagai salah satu pebasket terbesar sepanjang masa.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT