Rematch Tinju Dunia Kelas Berat: Begini Sesumbar Wilder dan Fury
TEMPO.CO | 01/01/2020 09:41
Pertarungan tinju dunia kelas berat WBC antara Deontay Wilder (kanan) melawan Tyson Fury di Staples Center, Los Angeles, Sabtu 1 Desember 2018. (Action Images/Reuters)
Pertarungan tinju dunia kelas berat WBC antara Deontay Wilder (kanan) melawan Tyson Fury di Staples Center, Los Angeles, Sabtu 1 Desember 2018. (Action Images/Reuters)

TEMPO.CO, Jakarta - Pertarungan tinju dunia kelas berat antara Deontay Wilder dan Tyson Fury akan berlangsung pada 22 Februari 2020. Ini akan jadi duel ulangan setelah keduanya hanya meraih hasil imbang pada 1 Desember 2019 lalu.

Menjelang rematch ini, kedua petinju terus saling perang kata-kata. Bisa dikatakan setiap minggu keduanya muncul dengan omongan, bahkan ancaman, berbeda.

Kali ini, Deontay Wilder sesumbar dengan menyatakan tak akan memberi lagi peluang bagi lawannya. "Saya sudah menjatuhkan badut itu," kata petinju juara WBC asal Amerika itu. "Itu adalah hasil yang kontroversial. Kali ini akan berbeda. Saya akan merebutnya dari tangan juri."

Dalam duel pertama lalu, Wilder sempat dua kali menjatuhkan Fury. Namun, lawannya asal Inggris itu mampu bangkit lagi dan berhasil memaksakan hasil seri.

Wilder dikenal dengan pukulan tangan kanannya yang keras. Sejumlah pengamat bahkan menyebut pukulan tangannya hanya kalah keras dari bogem Mike Tyon.

Fury, yang pernah menjadi juara  tapi gelarnya dicabut karena kasus doping dan obat terlarang, tak kapok menghadapi pukulan itu.

"Saya bangkit dari kanvas (setelah dua kali dijatuhkan) seperti phoenix bangkit dari abu, menggoyahkan dia dan menyelesaikan pertarungan," kata dia.

Kali ini, ia ingin membuktikan bahwa ia yang pantas menjadi pemenang. "Saya akan meluruskan rekor. Saya akan menjatuhkan dia dan merebut kemenangan," kata dia.

Kedua petinju belum terkalahkan. Wilder memiliki rekor 42-0-1 (41 KO) sedangkan catatan Fury adalah 29-0-1 (20 KO).

BOXING NEWS | BOXING SCENE


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT