Lomba Lari #SandDunesRun2019 di Gumuk Pasir Pantai Parangtritis
TEMPO.CO | 25/10/2019 15:51
Ilustrasi lari maraton (pixabay.com)
Ilustrasi lari maraton (pixabay.com)

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ribuan pecinta olahraga lari bakal turut dalam ajang The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run atau #SandDunesRun2019 yang digelar di kawasan obyek wisata Gumuk Pasir Pantai Parangtritis, Yogyakarta, 27 Oktober 2019.

Event #SandDunesRun2019 ini merupakan lomba lari yang menghadirkan keunikan. Lintasan lari dengan rute 80 persen jalan aspal/semen, melewati jalan raya dan jalan desa di sekitar Pantai Parangtritis dan rute lainnya, serta melewati pantai dan gumuk pasir Parangtritis dan lorong cemara.

Ada dua kategori utama di ajang ini yaitu nomor 6K dan 10K. Acara ini juga digelar sebagai bagian dari perayaan 50 tahun Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Ajang ini bertujuan untuk memperkenalkan salah satu objek wisata Gumuk Pasir Parangtritis, yang merupakan bukit pasir terluas di Asia Tenggara,” ujar Ketua Panitia The Royal Jogja Sand Dunes Geospatial Run 2019 Ali Nor Hidayat Jumat 25 Oktober 2019.

Pendaftaran bagi peserta lomba dibuka sejak Agustus 2019. Menurut Ali, animonya cukup bagus baik dari masyarakat umum maupun pecinta olahraga lari, individu dan komunitas.

Sebanyak 1.428 orang terdaftar sebagai peserta. Sebanyak 1.194 peserta di nomor 6K dan 234 peserta di 10K. Para peserta mendapatkan fasilitas jersey, BIB humber, dan medali finisher.

Ali menuturkan, Gumuk Pasir Parangtritis dijadikan sebagai latar lomba lari agar semakin dikenal. Sebab, kata dia, selama ini belum banyak yang mengetahui bahwa Pantai Parangtritis memiliki bukit pasir besar yang terletak di kawasan Pantai Parang Kusumo. Kawasan ini juga sering disebut Gumuk Pasir Parang Kusumo. Gumuk sendiri berarti bukit.

Menurut dia, fenomena alam yang unik di Pantai Parangtritis ini perlu dipromosikan secara luas sebagai salah satu tujuan wisata baru yang layak dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara saat berada di Yogyakarta.

Ajang #SandDunesRun2019 ini, kata dia, sebagai olahraga lari berbalut adventure karena peserta akan merasakan sensasi berlari di gumuk pasir sembari menikmati pemandangan pantai Parangtritis yang mempesona.

PRIBADI WICAKSONO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT