Rafael Nadal Vs Daniil Medvedev Dinihari, Prediksi Safin-Henman
TEMPO.CO | 08/09/2019 21:03
Petenis Rafael Nadal mengembalikan pukulan lawannya Matteo Berrettini dalam pertandingan Semifinal AS Terbuka di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 7 September 2019. Mandatory Credit: Danielle Parhizkaran-USA TODAY Sports
Petenis Rafael Nadal mengembalikan pukulan lawannya Matteo Berrettini dalam pertandingan Semifinal AS Terbuka di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 7 September 2019. Mandatory Credit: Danielle Parhizkaran-USA TODAY Sports

TEMPO.CO, Jakarta - Daniil Medvedev dari Rusia dinilai berpeluang menggulingkan petenis unggulan kedua, Rafael Nadal, pada final tunggal putra Grand Slam Amerika Serikat Terbuka di Stadion Arthur Ashe, Flushing Meadows, New York, dinihari nanti, Senin 9 September 2019. Penilaian itu dikemukakan mantan petenis nomor satu dunia asal Rusia, Marat Safin.

Jika Nadal memenangi final nanti, maka itu akan menjadi gelar Grand Slam miliknya yang ke-19. Sedangkan bagi Medvedev itu akan menjadi gelar pertamanya.

Menurut Safin, Medvedev adalah pemain yang punya mental kuat. Ia juga diprediksi mendapatkan lebih banyak momentum baik. Sedangkan Nadal dinilai akan bermain di bawah tekanan untuk meraih juara Grand Slam.

"Dia bisa menang. Daniil sudah berada di tingkat itu. Dia tidak takut dengan Nadal," kata Safin seperti dikutip dari laman Tennis World.

"Nadal juga lebih berumur dan mempunyai tekanan (untuk mendapatkan gelar Grand Slam). "Hasil final nanti, jika dia kalah, itu tidak akan menjadi beban bagi Medvedev. Dua pertandingan sebelumnya adalah yang paling sulit, tapi kemudian bisa lebih mudah," jelas Safin.

Selanjutnya, Safin mengatakan Daniil bisa menjatuhkan Nadal karena postur tubuhnya yang lebih tinggi serta kemampuan memukul dan melempar bola yang baik.

Tapi,  penilaian Safin berbanding terbalik dengan pendapat mantan petenis nomor satu Inggris, Tim Henman. Herman mengatakan bahwa Medvedev sudah cukup beruntung jika dia bisa memenangkan satu set saja saat berhadapan dengan legenda tenis Rafael Nadal.  "Daniil menghadapi lawan yang sangat sulit," katanya.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT