Sea Games 2019: Utak Atik Indra Sjafri Siapkan Skuad Timnas
TEMPO.CO | 07/09/2019 23:32
Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono
Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta: Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-22 Indra Sjafri terang terangan mengatakan hanya akan memilih pemain yang bisa bermain di banyak posisi pada perhelatan SEA Games 2019 di Filipina mendatang.

Pendaftaran 40 pemain Sea Games 2019 paling lambat 20 September mendatang. Namun yang bisa dibawa saat pertandingan hanya 20 pemain terpilih.

"Kami hanya akan pilih pemain yang bisa main dibanyak posisi, bukan hanya bisa main di satu posisi," ujar Indra ditemui di Stadion Mandala Krida Sabtu 7 September 2019.

Indra berhitung jika Timnas Indonesia masuk grup 6 maka jadwal kompetisi ketat sudah menanti dan amat melelahkan. Sebab di grup itu skuad Garuda, juga peserta negara lain, harus berlaga sebanyak lima kali dalam masa waktu sembilan hari.

"Dan dari 20 pemain yang dibawa, kiper yang harus dibawa wajib tiga orang. Padahal awalnya saya mau ambil resiko hanya bawa dua kiper, tapi regulasinya wajib tiga kiper," ujar Indra.

Praktis dengan dipotong jumlah kiper, hanya tersisa 17 pemain lapangan dari 20 skuad yang dibawa. Dari jumlah itu, pemain senior yang bisa di bawa hanya dua orang dan belum dipastikan oleh Indra.

"Jadi pusingnya pelatih Thailand, Malaysia, dan lainnya sekarang sama dengan kita," ujarnya.

Indra pun mengakui bakal tak gampang menyeleksi pemain yang bisa dimainkan di berbagai posisi itu. Terlebih mencari pemain yang benar benar fit luar dalam alias siap mental, fisik, dan kemampuan.

Untuk pemain muka lama di Timnas, Indra memang sedikit banyak sudah memiliki gambaran siapa yang bisa bermain lebih dari satu posisi. Namun untuk wajah gelandang baru yang direkrutnya seperti Sidik Saimima dan Irkham Mila yang berasal dari PSS Sleman, ia butuh penilaian lebih jika dimainkan di luar posisinya.

Oleh sebab itu Indra mensyukuri sekali dengan pengunduran jadwal pendaftaran pemain Sea Games dari semua tanggal 2 menjadi 20 September ini.

Karena jeda waktu itu bisa menjadi kesempatannya memperbanyak laga ujicoba. Termasuk salah satunya dalam ajang Trofeo yang digelar PSIM Yogyakarta pada Ahad 8 September 2019 di Stadion Mandala Krida nanti.

Dalam ajang itu, Timnas U-22 bisa mendapatkan dua lawan sekaligus untuk menguji skuadnya. Yakni lawan PSIM Yogya yang menjadi papan atas klasemen sementara Liga 2 2019 dan Bali United yang menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1 2019.

"Kami bisa mainkan pemain pemain baru yang masuk Timnas ini, apakah mereka memang siap dibawa Sea Games nanti," ujarnya.

Tak tanggung tanggung dalam ajang trofeo ini Indra akan membawa 30 pemain TC Timnas seluruhnya.

Untuk Witan Sulaeman, yang tercatat bermain di PSIM namun juga masuk dalam daftar 30 pemain yang mengikuti TC Timnas U-22, pada ajang trofeo ini juga akan berseragam Timnas.

Indra berharap, setelah ajang trofeo dan Witan kembali ke klub, pemain itu bisa diberi lebih banyak jam terbang bersama oleh PSIM. Untuk berjaga jika nanti Witan terpilih dalam skuad inti Sea Games.

"Saya berterimakasih sekali kepada PSIM dan berharap Witan diberi porsi bermain lebih banyak," ujar Indra Sjafri.

PRIBADI WICAKSONO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT