Tenis Amerika Serikat Terbuka: Catat 30 Ace, Kyrgios Tetap Kalah
TEMPO.CO | 01/09/2019 16:33
Nick Kyrgios, berusaha mengembalikan pukulan lawannya Andy Murray pada babak pertama U.S. Open 2015 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 1 September 2015. Murray kalahkan Kyrgios 7-5 6-3 4-6 6-1. AP/Julio Cortez
Nick Kyrgios, berusaha mengembalikan pukulan lawannya Andy Murray pada babak pertama U.S. Open 2015 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 1 September 2015. Murray kalahkan Kyrgios 7-5 6-3 4-6 6-1. AP/Julio Cortez

TEMPO.CO, Jakarta - Impian Nick Kyrgios berjaya di tenis Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2019 musnah pada babak ketiga setelah petenis Rusia, Andrey Rublev, memaksa petenis Australia itu angkat koper lebih awal dari turnamen ini berkat kemenangan 7-6 (5), 7-6 (5), 6-3 dalam pertandingan adu kuat servis hari ini, Minggu 1 September.

Dalam pertandingan di Flushing Meadows, New York, Amerika Serikat, Rublev terlihat siap sejak awal laga dan sulit sekali ditundukkan Kyrgios yang berulang kali mengeluhkan riuh rendah suasana Stadion Arthur Ashe.

Kyrgios menyelamatkan dua set poin pada set pertama sebelum melepaskan backhand yang melebar dari lapangan sehingga harus melepaskan set pembuka ini.

Kyrgios mengonversi dua peluang break point ketika memimpin 3-2 pada set kedua, tetapi Rublev balik merebut dua game berikutnya. Rublev merebut tujuh dari delapan poin terakhir set kedua untuk kembali memiliki set ini.

"Saya punya peluang. Cuma saya tak mengambilnya," kata Kyrgios yang mengaku bertanding hampir mendekati permainan terbaiknya.

Rublev kemudian melesat sampai memimpin 5-2 pada set terakhir sebelum merebutnya dengan 6-3.

Kyrgios kalah sekalipun menciptakan 30 ace. Sedangkan Rublev cuma 12 dan memenangkan hampir 90% poin servis pertamanya selain menyelamatkan tiga dari empat break point saat lawan memegang bola.

"Servisnya adalah yang terbaik di tur. Saya cuma berusaha fokus kepada diri sendiri," kata Rublev. "Hari ini adalah hari saya dan saya bahagia."

Rublev masuk gelanggang turnamen Grand Slam terakhir tahun ini dengan keyakinan diri tinggi setelah menghempaskan Roger Federer pada babak ketiga Cincinnati Masters.

Rublev, yang dua tahun lalu mencapai perempat final tenis Amerika Serikat Terbuka, akan menghadapi petenis Italia, Matteo Berrettini, pada babak keempat.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT