Indonesia Raih 3 Emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Tunarungu
TEMPO.CO | 15/07/2019 14:43
Pebulutangkis disabilitas tuna rungu Indonesia asal Malang, Ilyas Rachman Ryandhani (kiri) bersama pelatih Gessa Salo usai berlaga di World Deaf Championship 2019 di Taiwan, Senin (15/7/2019). (ANTARA/Ist).
Pebulutangkis disabilitas tuna rungu Indonesia asal Malang, Ilyas Rachman Ryandhani (kiri) bersama pelatih Gessa Salo usai berlaga di World Deaf Championship 2019 di Taiwan, Senin (15/7/2019). (ANTARA/Ist).

TEMPO.CO, Jakarta - Pebulu tangkis disabilitas tunarungu Indonesia Ilyas Rachman Ryandhani mempersembahkan medali emas ketiga dari nomor ganda campuran World Deaf Championship 2019 di Taiwan, Senin.

"Sampai siang ini sudah tiga emas yang diraih Ilyas dari kategori youth (U-19), pertama tunggal putera, ganda putera, dan yang terbaru dari ganda campuran," kata pelatih Ilyas, Ghessa Salo, melalui sambungan telepon kepada Antara di Jakarta.

Emas ketiga ajang World Deaf Championship 2019 direbut Ilyas saat berpasangan dengan Dzakiyya Amalia Maruf melawan pebulu tangkis asal India, Hrithik Anand dan Jerlin Jarayachagan.

Pasangan India tersebut ditaklukkan dalam dua set langsung dengan skor 20-22 dan 18-21 untuk kemenangan Indonesia.

Medali emas perdana diraih Ilyas melalui nomor tunggal putera setelah mengalahkan pebulu tangkis Hong Kong Chun Hei Lau dua set langsung 21-19, 21-15.

Tak berselang lama, Ilyas yang juga turun di nomor ganda putera berhasil merebut emas keduanya bersama M Nur Salim Madek.

Melalui perlawanan yang lebih alot, Ilyas dan Nur Salim berhasil menyudahi perlawanan Hrithik Anand dan Kushagra asal India dengan skor 18-21, 21-14, dan 22-20 dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Tunarungu itu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT