Bulu Tangkis Australia Open: Satu Gelar dari Jonatan Christie
TEMPO.CO | 09/06/2019 17:23
Pebulutangkis Indonesia Jonatan Christie. TEMPO/M Taufan Rengganis
Pebulutangkis Indonesia Jonatan Christie. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menjuarai turnamen bulu tangkis Australia Open pada Minggu, 9 Juni 2019, seusai mengalahkan rekan seegaranya, Anthony Sinisuka Ginting, di final.

Jojo yang merupakan unggulan ketiga di turnamen membutuhkan waktu 1 jam 7 menit untuk meredam Ginting, sebagai unggulan kedua, dalam tiga game 21-17, 13-21, 21-14.

Hasil itu menjadi kemenangan ketiga Jojo melawan kompatriotnya dalam lima kali pertemuan. Kemenangan itu juga menjadi gelar juara Jojo untuk kedua kali tahun ini setelah sebelumnya memenangi New Zealand Open pada Mei.

Dalam laga all Indonesia final tersebut, Jojo terlihat lebih siap. Dari pantauan melalui laman resmi turnanen, Jojo di set pertama langsung unggul 6-0.

Ginting yang terlambat panas kemudian berusaha mengimbangi, tetapi hingga jeda game pertama, Jojo unggul 11-6.

Selepas jeda, Jonatan melanjutkan dominasinya atas Anthony dengan memetik poin demi poin hingga memimpin skor 14-8 dan 18-12.

Anthony lewat beberapa serangan kemudian menipiskan margin poin menjadi 16-18. Namun, Jojo kembali mengunci permainan Ginting dan menutup game pertama dengan skor 21-17.

Pada game kedua, giliran Ginting yang  lebih dulu unggul 3-0 pada awal. Jojo kemudian berusaha mengimbangi.

Pertandingan sempat berlangsung sengit hingga jeda. Namun permainan menyerang Ginting setelah itu tak bisa dibendung hingga menutup game kedua dengan selisih delapan poin dengan skor 21-13.

Memasuki set ketiga, Ginting sempat unggul 2-0 dan 3-1 sebelum Jojo bisa menyamakan skor menjadi 3-3 dan Jojo unggul 11-8 saat interval

Selepas jeda, Jojo memetik empat poin beruntun untuk memperlebar margin skor menjadi 15-8. Ginting mencoba memberikan perlawanan, tapi laju poin Jojo tak terbendung.

Sebuah smes lurus Jojo ke arah kanan lapangan Anthony akhirnya menutup game ketiga dengan skor 21-14 sekaligus memastikan Jojo sebagai juara Australian Open 2019.

Sementara itu wakil Indonesia lainnya di final, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti harus mengakui ganda campuran unggulan pertama dari Cina, Wang Yilyu/Huang Dongping, dan menyerah dua game 15-21 8-21 dalam waktu 35 menit.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT