Mesut Ozil Menikah di Istanbul, Dihadiri Presiden Erdogan
TEMPO.CO | 08/06/2019 10:54
Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan pemain sepak bola Arsenal, Mesut Ozil di London, Inggris 13 Mei 2018. Gambar diambil 13 Mei 2018. ]Kayhan Ozer / Istana Kepresidenan via REUTERS]
Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan pemain sepak bola Arsenal, Mesut Ozil di London, Inggris 13 Mei 2018. Gambar diambil 13 Mei 2018. ]Kayhan Ozer / Istana Kepresidenan via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain timnas Jerman Mesut Ozil menikah di Istanbul pada Jumat, dihadiri Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pesepak bola berusia 30 tahun, Ozil, yang keluarganya berasal dari Turki, memicu kontroversi tahun lalu ketika ia difoto bersama Erdogan, memunculkan pertanyaan mengenai loyalitas pesepak bola tersebut kepada Jerman.

Dikutip dari AFP, Sabtu, Pemimpin Turki itu tiba lebih awal untuk menghadiri malam upacara pernikahan, Jumat, di hotel mewah di tepi Bosphorus untuk menyaksikan mantan gelandang Arsenal itu menikahi tunangannya, mantan Miss Turki Amine Gulse.

Baca: Mesut Ozil Akan Rayakan Pernikahan dengan Kegiatan Amal

Erdogan yang tersenyum bersama istrinya Emine tampak berdiri di dekat pasangan muda itu ketika pernikahan mereka disahkan.

Setelah tampil 92 kali bagi Jerman, termasuk berperan kunci dalam kemenangan di Piala Dunia 2014, Ozil tiba-tiba keluar dari timnas Jerman pada Juli lalu, menuding pejabat sepak bola Jerman rasis.

Ozil mengumumkan pada Maret bahwa ia telah meminta Erdogan sebagai pendampingnya.

Kepala staf Kanselir Jerman Angela Merkel termasuk di antara mereka yang mengkritik undangan tersebut.

Baca: Mesut Ozil: Saya Mundur Karena Rasisme dan Tidak Dihargai

Helge Braun, mengatakan kepada surat kabar Bild saat itu bahwa langkah yang diambil Ozil "membuat orang sedih" meskipun sudah dikritik tajam oleh publik Jerman atas pertemuan pertamanya dengan Erdogan.

Ozil sudah berkencan dengan Gulse sejak 2017 dan pasangan tersebut mengumumkan pertunangan mereka pada Juni 2018.

Mesut Ozil adalah generasi ketiga dari keluarganya yang keturunan Turki di Jerman, dan dia memicu badai politik ketika berfoto dengan Erdogan Mei tahun lalu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT