Tenis: Rafael Nadal dan Karolina Pliskova Juara di Italia Open
TEMPO.CO | 20/05/2019 04:12
Petenis Spanyol, Rafael Nadal. REUTERS/Adnan Abidi
Petenis Spanyol, Rafael Nadal. REUTERS/Adnan Abidi

TEMPO.CO, JakartaRafael Nadal dan Karolina Pliskova berhasil menjuarai turnamen tenis Italia Open, Minggu.

Nadal menjadi juara dengan menghentikan Novac Djokovic dengan skor 6-0, 4-6, 6-1. Dengan kemenangan itu Nadal meraih gelar juara ATP Masters 1000 ke-34 kalinya.

Petenis Spanyol itu, yang sama-sama mencetak 33 gelar Masters dengan Djokovic si nomor satu dunia, melakukan pemanasan yang manis menjelang Prancis Terbuka dengan memastikan gelar Italia Open kesembilan kalinya.

Nadal langsung melambung pada set pertama. Ini pertama kali terjadi sebuah set berakhir 6-0 selama pertemuan kedua petenis berseteru ini.

Djokovic mencuri set kedua dengan mematahkan servis Nadal untuk pertama kalinya sewaktu memimpin 5-4. Tetapi Nadal yang unggulan kedua, menjawab kekalahan pada set kedua itu dengan tampil sangat agresif pada set penentuan, demikian Reuters.

Sementara itu, Karolina Pliskova menghapus impian Johanna Konta menjuarai turnamen tenis lapangan tanah liat dengan kemenangan 6-3, 6-4..

Petenis nomor tujuh dunia asal Republik Cek itu tidak kehilangan satu pun game saat memegang servis ketika memastikan gelar tanah liat ketiga dalam karirnya dan yang pertama di Roma dalam tempo satu jam 25 menit.

Konta yang menjadi petenis nomor satu Inggris menciptakan kejutan dalam meretas jalan ke final setelah menumbangkan dua petenis yang pernah menjuarai Grand Slam --Sloane Stephens dan Venus Williams, selain juara Madrid Open Kiki Bertens.

Namun dia kesulitan menghadapi servis petenis Ceko ketika Pliskova mencatat kemenangan ketujuh dalam delapan pertemuannya dengan Konta. Hasil di Roma ini membuat Pliskova menjadi unggulan nomor dua pada Prancis Terbuka bulan ini selain naik ke peringkat kedua dalam ranking dunia yang dirilis Senin esok.

"Saya agak sedikit gugup hari ini, ini pertandingan final sehingga Anda harus bagus. Jo memperagakan permainan hebat sehingga dia sangat menyulitkan saya," kata petenis asal Cek itu seperti dikutip Reuters.

Mengenai peluangnya di Roland Garros, dia berkata, "Saya cuma berharap saya bisa memainkan pertandingan seperti di sani di Paris nanti. Saya kira akan ada peluang bagi saya jika saya bermain seperti ini tetapi akan banyak lawan tangguh yang akan menampilkan permainan tenis yang bagus di tanah liat."

Sementara itu Konta mengaku senang tahun ini mengalami kemajuan pada setiap pertandingan tenis yang dijalaninya. "Lolos ke final di sini adalah final terbesar kedua saya setelah Miami, ini momen besar bagi saya," kata dia seperti dikutip Reuters.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT