Piala Sudirman 2019: Indonesia Cukup Berpeluang untuk Juara
TEMPO.CO | 12/05/2019 02:13
Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) mengembalikan kok disaksikan rekannya Mohammad Ahsan saat laga final turnamen Singapura Terbuka 2018 di Singapore Indoor Stadium, Ahad, 22 Juli 2018. Ahsan/Hendra menang lewat dua gim langsung 21-
Pebulutangkis ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kiri) mengembalikan kok disaksikan rekannya Mohammad Ahsan saat laga final turnamen Singapura Terbuka 2018 di Singapore Indoor Stadium, Ahad, 22 Juli 2018. Ahsan/Hendra menang lewat dua gim langsung 21-13, 21-19. ANTARA/Humas PBSI

TEMPO.CO, Jakarta - Chef de Mission (CdM) Tim Piala Sudirman 2019 Achmad Budiharto menyatakan peluang Indonesia cukup terbuka untuk menjadi juara Piala Sudirman 2019 yang akan diselenggarakan pada 19-26 Mei mendatang di Nanning, Cina.

“Paling tidak, dengan komposisi pemain yang kami punya saat ini, peluang tim Indonesia terbuka untuk merebut kembali Piala Sudirman yang sudah 30 tahun singgah di berbagai negara,” kata Achmad dalam acara perayaan HUT ke-68 tahun PBSI di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Sabtu.

Lebih lanjut, dia berharap dalam kejuaraan tersebut, seluruh pemain dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Di ajang Piala Sudirman 2019, ada tiga nomor yang diandalkan, yakni ganda putra, tunggal putra dan ganda campuran.

“Nomor ganda putri sebetulnya juga bisa dibilang andalan, meskipun kami hanya membawa satu pasangan yang kami anggap penampilannya paling stabil, yaitu Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Kami juga berharap ada kejutan dari nomor tunggal putri,” ujar Achmad.

Berbeda dengan 2017, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI itu mengungkapkan kali ini tim Merah Putih dipastikan lebih solid dan lebih siap untuk menghadapi siapapun yang akan menjadi lawan dalam Piala Sudirman 2019.

“Yang pasti, kita semua bertekad untuk terus berjuang secara maksimal guna merebut dan membawa pulang kembali Piala Sudirman ke Indonesia. Dengan semangat pantang menyerah, tidak ada yang tidak bisa kita raih,” ungkap Achmad.

Sementara itu, berkaitan dengan perayaan HUT ke-68 tahun PP PBSI, pihaknya berharap tim Garuda tidak hanya dapat meraih gelar juara di Piala Sudirman 2019, tetapi juga di berbagai kejuaraan dunia serta meloloskan sebanyak mungkin pemain ke Olimpiade 2020.

“Semakin bertambah usia, semakin bertambah juga tanggung jawab kami untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. Mudah-mudahan, di usia 68 tahun ini PBSI bisa menjadi organisasi yang kuat dan solid, baik dalam pembinaan maupun prestasi,” tutur Achmad.

Dalam kejuaraan Piala Sudirman tahun ini, Indonesia mengerahkan 20 pemain terbaik yang terdiri dari 12 pemain putra dan delapan pemain putri. PBSI pun menunjuk Hendra Setiawan sebagai kapten tim.

Pemain putra terdiri dari Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Tontowi Ahmad, Praveen Jordan dan Hafiz Faizal.

Sedangkan delapan slot pemain putri diisi oleh Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, Gloria Emanuelle Widjaja dan Winny Oktavina Kandow.

Hendra Setiawan mengaku optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal di Piala Sudirman kali ini. "Menurut saya, semua bisa terjadi di pertandingan, apalagi di pertandingan beregu. Hasilnya tidak bisa ditebak. Tapi, kami di tim semuanya harus optimis dulu," kata dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT