Petenis Naomi Osaka Bersengketa dengan Mantan Pelatihnya
TEMPO.CO | 21/03/2019 04:28
Petenis Jepang, Naomi Osaka berpose dengan trofinya di Pantai Brighton, Melbourne, Australia, 27 Januari 2019. Naomi Osaka berhasil menjuarai turnamen Australian Open 2019. REUTERS/Edgar Su
Petenis Jepang, Naomi Osaka berpose dengan trofinya di Pantai Brighton, Melbourne, Australia, 27 Januari 2019. Naomi Osaka berhasil menjuarai turnamen Australian Open 2019. REUTERS/Edgar Su

TEMPO.CO, Jakarta - Petenis putri nomor satu dunia Naomi Osaka menolak larut dalam sengketa dengan salah satu mantan pelatihnya yang menggugat dia untuk mendapatkan 20 persen dari pendapatan selama karirnya.

Christopher Jean, yang pernah melatih juara Grand Slam dua kali asal Jepang itu semasa pemain junior, menuntut paling sedikit 2 juta dolar AS sampai 10 juta dolar AS dari pendapatan sang petenis

Jean menegaskan bahwa ayahanda Osaka, Leonard Francois, telah menandatangani kontrak ketika dia melatih pemain berusia 21 tahun itu dan juga adiknya Mari pada 2011.

Osaka berkata kepada AFP bahwa dia "tidak dibolehkan berkata apa pun" menyangkut gugatan itu, meskipun sumber-sumber yang dekat dengan bintang Jepang itu menekankan bahwa mereka tidak takut terhadap ujung gugatan dan yakin perkara ini segera diatasi.

Ketika ditanya mengenai kesulitan mengatasi jebakan tersohor dan menjadi pemain top dunia, Osaka mengaku masih belajar.

"Saya masih relatif baru dalam soal ini sehingga saya belum bisa berkata-kata. Tetapi mungkin seiring perjalanan waktu saya akan bisa lebih memahami situasi ini."

Naomi Osaka berbicara menjelang mulainya turnamen Miami Terbuka yang untuk pertama kali diadakan di Hard Rock Stadium setelah bertahun-tahun diadakan di Key Biscayne.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT