Timnas U-22: Persaingan Ketat, Osvaldo Haay Akan Tampil Konsisten
TEMPO.CO | 11/01/2019 17:31
Pemain Timnas Indonesia Osvaldo Ardiles Haay (kiri) berebut bola dengan pemain Islandia Felix Orn Fridriksson (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 14 Januari 2018. ANTARA
Pemain Timnas Indonesia Osvaldo Ardiles Haay (kiri) berebut bola dengan pemain Islandia Felix Orn Fridriksson (kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 14 Januari 2018. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Indra Sjafri memanggil 38 pemain di pemusatan latihan tim nasional menuju turnamen Piala AFF U-22 2019. Hingga hari kelima sudah 35 pemain berkumpul.

Salah satu pemain yang baru bergabung di latihan hari kelima ialah Osvaldo Haay. Pemain yang memperkuat Persebaya Surabaya itu langsung turun ke lapangan.

Kendati terlambat bergabung ke Pelatnas karena harus mengikuti pernikahan saudaranya, Osvaldo nampak tak canggung saat turun di lapangan. Ia menyatakan antusiasi dan senang bisa dipanggil kembali ke Pelatnas. "Bangga bisa kembali karena kan kemarin sempat dicoret," kata Osvaldo usai menggelar latihan di Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Bagi Osvaldo, kehadirannya di skuat Timnas merupakan kali ketiga. Kali pertama ia dipanggil memperkuat Timnas Indonesia ialah pada ajang SEA Games 2017 di bawah arahan pelatih Luis Milla. Namun sayang namanya terlempar dari Timnas yang berlaga di pentas Asian Games 2018.

Bersama pelatih Indra Sjafri, pemain kelahiran Jayapura 20 tahun lalu itu bertekad bisa masuk tim utama yang berangkat ke Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Ia sadar bila persaingan di lini tengah dan depan amat ketat. "Semua pemain punya kualitas yang bagus," kata Osvaldo.

Osvaldo menilai hanya kerja keras yang bisa dilakukan untuk mengamankan posisi sayap yang biasa ditempati. "Motivasi saya kali ini harus bisa tampil lebih baik dan bermain konsisten," ucapnya.

Sepanjang bermain di Liga 1 Indonesia 2018 bersama  Persebaya, Osvaldo tampil cukup cemerlang. Ia berhasil mengoleksi 10 gol dari 21 penampilan bersama timnya. Di akhir musim namanya masuk dalam kandidat pemain muda terbaik Liga 1 Indonesia bersama Hansamu Yama (Barito Putra) dan Febri Hariyadi (Persib Bandung).

ADITYA BUDIMAN


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT