Dinas Perdagangan Tanjungpinang Berharap Ada Stok MinyakKita Lagi

hariankepri.com
2023-02-03 16:19:33
Dinas Perdagangan Tanjungpinang Berharap Ada Stok MinyakKita Lagi

Minyak goreng yang dikeluarkan pemerintah dengan merek MinyakKita sudah sangat sulit didapatkan di pasaran Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG (HAKA) – Minyak goreng yang dikeluarkan pemerintah dengan merek MinyakKita sudah sangat sulit didapatkan di Kota Tanjungpinang. Berdasarkan pantauan hariankepri.com di sejumlah warung dan ritel-ritel modern di Tanjungpinang, hampir tidak ditemui MinyakKita kemasan dengan ukuran 1 liter.

Salah satunya ialah di swalayan Pinang Lestari. Di lokasi tidak ada satupun MinyakKita yang terpajang di rak-rak tempat jual minyak goreng. “MinyakKita yang kemasan 1 liter sudah lama tak jual karena stok tak ada,” kata salah satu petugas swalayan Pinang Lestari, Jumat, 3 Februari 2023.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang Riany mengatakan saat ini stok MinyakKita sangat terbatas karena peminatnya sangat banyak. “Secara nasional memang sudah terbatas. Karena minyak ini sangat diminati masyarakat,” ujar Riany kepada hariankepri.com.

Menurut Riany, salah satu alasan warga lebih memiih MinyakKita karena Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter. Menurut dia, meski harga ecerannya sama dengan minyak curah, tapi kemasan MinyakKita dinilai lebih praktis. “Kalau curah itu kan dibawa kemana-mana dan disalin ulang, tentu beda dengan kemasan,” ujarnya.

Kendati demikian, Disperdagin dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan distributor-distributor minyak goreng yang ada di Tanjungpinang. “Kita berupaya agar distributor tetap menyediakan lagi, dan mempertahankan kuota MinyakKita ini selalu ada hingga Ramadan nanti,” kata dia.

Sementara itu, Asisten Manager Supply dan Pelayanan Publik Bulog Tanjungpinang, Halim Lubis, menyampaikan di Bulog stok MinyakKita sudah kosong sejak Desember 2022. “Bulan September 2022 kita datangkan 18.480 liter. Di Desember 2022 sudah habis disalurkan ke distributor dan Rumah Pangan Kita (RPK),” tuturnya.

Ketika persediaan Minyakita sudah habis, Bulog Tanjungpinang kembali mengajukan permintaan ke Bulog pusat. Namun sampai saat ini permintaan tersebut belum datang juga.

“Mudah-mudahan bulan ini bisa masuk kembali. Kita menjual Rp 12.200 per liter ke distributor dan RPK,” ujarnya.

HARIANKEPRI.COM


Link Back URL Partner Dinas Perdagangan Tanjungpinang Berharap Ada Stok MinyakKita Lagi


#


Berita Menarik Lainnya