Pakai Kapal Bekas yang Pernah Tenggelam, Wisatawan Labuan Bajo Merasa Ditipu

ACEHSATU.COM
2023-01-23 21:22:29


Wisatawan Labuan Bajo merasa tertipu karena dilayani kapal bekas yang pernah tenggelam. Apesnya, kapal itu kembali tenggelam.

TEMPO.CO, Jakarta - Wisatawan asal Pekalongan, Jawa Tengah, Khouw Cynthia Josephine Kosasih merasa ditipu oleh agen perjalanan setelah kapal Tiana Liveaboard yang ditumpangi tenggelam pada Sabtu, 21 Januari 2023. Saat itu ia sedang berwisata ke Labuan Bajo. 

Wisatawan yang datang bersama keluarganya itu marah dan kecewa karena merasa tertipu atas kejadian kapal Tiana yang tenggelam.

"Saya merasa ditipu. Saya baru tahu kalau ini kapal second. Jadi, kapal ini pernah tenggelam," kata Cynthia kepada wartawan yang menemuinya di depan RS Siloam Labuan Bajo, Sabtu malam, 21 Januari 2023.

Di kapal tidak ada palu, life jacket ditaruh di luar

Ia menjelaskan di dalam kapal tidak ada palu dan life jacket ditaruh di luar, bukan di kamar. "Tidak ada briefing dari tour guide terlebih dahulu untuk menjelaskan keadaan darurat," kata Cynthia seperti dikutip dari Antara. 

Perempuan berusia 26 tahun ini mengatakan memesan perjalanan wisata ke Labuan Bajo lewat CV Wisata Alam Mandiri. Mereka dijanjikan naik ke kapal bernama Nadia dengan satu kamar master dan satu kamar private.

Namun, begitu tiba di Dermaga Labuan Bajo, mereka diantar ke kapal lain, yaitu KLM Tiana. Beberapa wisatawan asing juga mengalami pergantian kapal secara mendadak.

Polisi diminta mengusut tuntas kasus kapal tenggelam

Atas kejadian kapal tenggelam di Labuan Bajo ini, Cynthia meminta Polres Manggarai Barat dan pemangku kepentingan lain untuk mengusut tuntas kejadian kapal tenggelam yang dialaminya. Dengan demikian, pariwisata Labuan Bajo tidak tercoreng di mata para wisatawan lain.

Mengenai kasus tersebut, kepolisian telah menerima laporan dari korban dan memeriksa empat orang saksi. Pemilik kapal pun dijadwalkan tiba di Labuan Bajo pada Senin sore.

"Kami sudah terima laporan dari korban tadi malam sekitar jam satu dini hari. Korbannya juga sudah kami periksa tadi malam," ujar AKP Ridwan. 

Kapal Tiana berstatus barang bukti

Kapal wisata KLM Tiana Liveaboard yang tenggelam juga berstatus barang bukti perkara pidana di Polres Manggarai Barat. Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat Ajun Komisaris Polisi Ridwan menjelaskan kapal tersebut menjadi barang bukti dalam kasus serupa, yakni kapal tenggelam pada tahun 2022.

Ihwal kapal tersebut yang bisa berlayar dan melayani wisatawan, menurut AKP Ridwan, KLM Tiana Liveaboard yang berstatus barang bukti sedang dipinjam pakai oleh pemilik kapal untuk dirawat. 

"Pemilik kapal mengajukan pinjam pakai barang bukti dalam arti untuk merawat, memperbaiki. Dalam administrasi kami itu pinjam pakai barang bukti diperbolehkan," kata Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat Ajun Komisaris Polisi Ridwan kepada wartawan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin, 23 Januari 2023.

Kapal Tiana Liveaboard pernah tenggelam pada 28 Juni 2022 di wilayah perairan laut Taman Nasional Komodo. Atas insiden itu dua orang wisatawan meninggal. Ridwan menjelaskan pemilik kapal telah mengajukan permintaan pinjam pakai barang bukti lewat surat permohonan dan mengikuti prosedur yang berlaku beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kapal Tiana yang Tenggelam di Labuan Bajo Berstatus Barang Bukti di Polisi, Mengapa Bisa Kembali Berlayar?


Berita Menarik Lainnya


Berita Terkait