Arema FC Mulai Bingung Cari Kandang

bacaini.id
2023-01-23 11:28:01
Pelatih Arema FC, Javier Roca (tengah). Foto Bacaini.id

Arema FC mulai kebingungan mencari stadion untuk dijadikan kandang dalam mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2022-2023. Sejumlah daerah yang menjadi incaran menolak karena klub dinilai tak berempati terhadap korban tragedi Kanjuruhan.

Bacaini.id – Arema FC mulai kebingungan mencari stadion untuk dijadikan kandang dalam mengarungi lanjutan Kompetisi Liga 1 musim 2022-2023. Sejumlah lokasi yang menjadi incaran tim asal Malang ini menolak. 
 
Salah satu alasan penolakan karena Arema FC dinilai tidak punya empati dan tanggung jawab usai tragedi Kanjuruhan. Sejumlah daerah yang telah menolak pengajuan stadion sebagai homebase atau kandang sementara Arema FC adalah Bali, Magelang, Bantul, dan Semarang. Kabar terbaru, daerah Boyolali juga ikut menolak tim berjuluk Singo Edan untuk menggunakan Stadion Kebo Giro.

Mendapat penolakan dari berbagai daerah membuat Arema FC kebingungan mencari tempat untuk melangsungkan laga kandang. Padahal masih banyak jadwal Liga 1 yang harus diselesaikan.

”Saya harap soal stadion homebase ini bisa selesai lebih cepat untuk kami melakoni sisa putaran kedua,” kata pelatih Arema FC, Javier Roca saat dihubungi, Senin, 23 Januari 2023.

Hingga saat ini, penentuan kandang untuk Arema FC belum bisa dikatakan final. Sebelumnya, laga kandang perdana putaran kedua menjamu Borneo FC ditunda karena mendapat penolakan dari pihak Stadion Sultan Agung, Bantul.

Upaya melobi Stadion Jatidiri Semarang pun berujung tanpa hasil. “Seluruh staff dan manajemen saat ini sedang bekerja keras untuk bisa mendapat stadion homebase,” tutur Javier.

Hingga saat ini Arema FC belum memiliki homebase untuk putaran kedua Kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2022-2023. Sampai akhirnya Arema FC melakoni laga tandang melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada 21 Januari 2023 dan kalah dengan skor akhir 1-0.

Seperti diketahui, pascatragedi Kanjuruhan, Arema FC menerima sanksi dari Komite Disiplin PSSI, yakni tidak bisa berlaga di kandang sendiri. Singo Edan harus memilih kandang sebagai pengganti dengan jarak sejauh 250 kilometer dari Stadion Kanjuruhan.

BACAINI.ID

 


Berita Menarik Lainnya


Berita Terkait