Polisi Tahan Pimpinan Ponpes di Lampung Utara, Diduga Cabuli 4 Santriwati

TerasLampung.com
2023-01-12 16:28:16
ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

Terduga pencabulan empat santriwati, AH, diserahkan oleh keluarga ke Polres Lampung Utara. Polisi menduga korban bisa bertambah.

TERASLAMPUNG.COM – Seorang pimpinan pondok ‎pesantren berinisial AH di Sungkai Tengah, Lampung Utara ditahan oleh kepolisian. Ia diduga telah mencabuli empat santriwatinya.

AH diserahkan langsung oleh keluarganya pada Selasa, 10 Januari 2023. “Pelaku diduga telah melakukan lima kali aksi pencabulan pada korbannya,” kata Wakil Kepala Polres Lampung Utara Kompol Dwi Santosa, Rabu, 11 Januari 2023.

Perwira menengah kepolisian ini mengatakan aksi pencabulan terhadap korban, sebut saja Melati, yang dilakukan oleh tersangka AH ‎terjadi sejak Juli 2022 hingga Januari 2023.

Aksi terakhir dilakukan oleh tersangka pada awal Januari lalu. “Pelaku meraba-raba bagian sensitif korban dan terdapat bukti hasil visum,” tutur Santosa.

Selain Melati, ia mengatakan, masih ada tiga korban lainnya yang melaporkan kejadian serupa. Ketiga korban lainnya telah melapor secara resmi ke kepolisian. Laporan-laporan itu masih dalam penyelidikan. “Jadi, total ada empat laporan‎ terkait perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oleh AH,” kata Wakapolres Lampung Utara.

Lebih lanjut, dari sisi korban kebanyakan masih di bawah umur. Mereka berada di usia 14-16 tahun. ‎

Akibat perbuatannya dan statusnya sebagai tenaga pendidik, tersangka dapat terancam hukuman 15 tahun penjara. “Tak menutup kemungkinan korban akan terus bertambah karena kasus ini masih terus kami dalami,” ujar Santosa.

TERASLAMPUNG.COM


Berita Menarik Lainnya


Berita Terkait