Baru Tahap Desain, Desa Dilewati Jalan Tol Ngarobat Masih Bisa Berubah

Suarabanyuurip.com
2022-02-21 19:42:29
Ilustrasi Tol Depok - Antasari

Jumlah desa dan kecamatan di Bojonegoro, Jawa Timur yang dilewati Jalan Tol Ruas Ngawi-Bojonegoro-Babat (Ngarobat) masih dapat berubah. Sebab, rencana pembangunan jalan tol tersebut, hingga kini masih dalam studi kelayakan.

SuaraBanyuurip.com - Bojonegoro - Jumlah desa dan kecamatan di Bojonegoro, Jawa Timur yang dilewati Jalan Tol Ruas Ngawi-Bojonegoro-Babat (Ngarobat) masih dapat berubah. Sebab, rencana pembangunan jalan tol tersebut, hingga kini masih dalam studi kelayakan.

Tim Teknis Perwakilan Kementerian PUPR, Ridwan Hoesin mengatakan, jumlah desa di Bojonegoro yang akan dilewati Jalan Tol Ruas Ngarobat sebanyak 69 desa.

"Desa-desa itu berada di 16 kecamatan di Bojonegoro. Di antaranya Kecamatan Baureno, Kepohbaru, Sumberrejo, Balen, Sukosewu, Kapas, Bojonegoro, Dander, Ngasem, Kalitidu, Gayam, Purwosari, Tambakrejo, Padangan, Ngraho, dan Margomulyo," katanya, Senin (21/2/2022).

Namun, ia melanjutkan, jumlah desa di 16 kecamatan  yang akan dilewati Jalan Tol Ruas Ngarobat masih bisa berubah. Sebab, perencana pembangunan jalan tol ini masih dalam studi kelayakan.

"Jadi masih akan ada tahap desain detail di mana akan ada kemungkinan berubah," katanya kepada suarabanyuurip.com.

Dia menuturkan, jalan tol yang akan dibangun di Bojonegoro ini diberi nama Ngarobat meski ujungnya ada di Kabupaten Tuban. Yakni rencana umum jaringan jalan tol mengacu kepada surat edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 16/SE/Db/2020 tentang petunjuk teknis perencanaan jalan tol di Direktorat Bina Marga.

"Jadi penamaan harus merujuk pada dokumen legal yang sudah disahkan," katanya.

suarabanyuurip.com


Berita Menarik Lainnya


Berita Terkait