Vespa Picnic Limited Edition Mulai Dijual di Indonesia, Harga Rp 50 Juta
TEMPO.CO | 07/04/2021 06:39
Vespa Picnic Limited Edition resmi dirilis secara virtual di Indonesia pada Selasa, 6 April 2021. (Piaggio Indonesia)
Vespa Picnic Limited Edition resmi dirilis secara virtual di Indonesia pada Selasa, 6 April 2021. (Piaggio Indonesia)

TEMPO.CO, Jakarta - PT Piaggio Indonesia resmi meluncurkan Vespa Picnic Limited Edition. Skuter bermesin 150cc itu sudah mulai dijual di dealer Piaggio di seluruh Indonesia.

“Vespa Picnic ini harganya Rp 50 juta on the road Jakarta. Dan sudah bisa dipesan di seluruh Indonesia,” ujar President Director of PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega, dalam acara virtual, Selasa, 6 April 2021.

Vespa Picnic ditenagai oleh i-get engine 150cc empat langkah silinder tunggal. Ada juga sistem pendingin dan dilengkapi 3 katup injeksi elektronik.

Desain Vespa itu mewakili simbol warisan tapi tetap relevan dengan gaya hidup modern. Ada dua warna klasik yang terinspirasi dari alam itu sendiri yaitu Green Relax yang menenangkan dan Grey Materia.

Vespa Picnic adalah simbol kebebasan, kebahagiaan, dan harapan. Suatu pemahaman menikmati berbagai kebahagiaan yang tak terbatas,” kata Marco.

Baca juga: Skuter Vespa Picnic Limited Edition Ada di Indonesia, Ini Spesifikasinya

Vespa Picnic dipasang signature belt berwarna beige dengan sentuhan rustic chic elegan pada sadel. Rak depan dan belakang masing-masing memiliki 1 tali berwarna coklat, yang memperindah tampilan.

Fitur ikonik lainnya, sadel dua warna ekslusif, dirancang khusus untuk Vespa Picnic. Nuansa cokelat dengan warna berbeda disesuaikan untuk membuat tampilan menarik.

“Model ini dilengkapi velg roda ban 12 inci. Terbuat dari paduan aluminium, didesain lima jari berwarna putih oleh pusat desain Piaggio Group di Italia,” tutur dia.

Ada juga bendera Italia di tali sadel dengan desain bodi khas Vespa yang sepenuhnya terbuat dari baja. Keindahan skuter ini juga terletak pada warna putih pada edge shield dan velg putih.

“Vespa Picnic ini benar-benar mewakili cara orang Italia memaknai 'La Dolce Vita’. Untuk menikmati momen dalam hidup seutuhnya,” kata Marco.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT