Dihantam Covid-19, Impor Mobil Turun 53,5 Persen
TEMPO.CO | 23/01/2021 20:30
Pameran GIIAS 2019 di ICE, BSD City. (Gaikindo)
Pameran GIIAS 2019 di ICE, BSD City. (Gaikindo)

TEMPO.CO, Jakarta - Dampak pandemi Covid-19 membuat impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up) yang masuk ke pasar Indonesia menyusut signifikan, meski beberapa merek berhasil menambah pengapalan masuk, dan beberapa lainnya merealisasikan impor untuk pertama kalinya.

Seperti dikutip dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Sabtu, 23 Januari 2021, impor mobil CBU pada 2020 tercatat sebanyak 34.353 unit atau berkurang 39.526 unit (-53,5 persen) dibandingkan dengan pengapalan masuk tahun sebelumnya yang mencapai 73.879 unit.

Baca juga: Kementerian Perindustrian Batasi Impor Mobil CBU, Ini Alasannya

Gaikindo mendata ada sebanyak 29 merek pengimpor mobil pada 2020. Pengimpor terbanyak adalah Toyota, diikuti Suzuki, Mitsubishi Motors, Mazda, dan Honda. Hampir seluruh merek mengalami penurunan impor, kecuali KIA, Morris Garage, Hyundai-HMID, Renault, BMW, dan Peugeot.

KIA, Morris Garage, dan Hyundai HMID tercatat sebagai pengimpor baru untuk periode 2020. Adapun Renault, BMW, dan Peugeot tercatat berhasil menambah pengapalan masuk modelnya ke pasar Indonesia.

Baca: Alasan Suzuki Indonesia Kurangi Impor Mobil dari India

Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan terganggunya rantai pasok kendaraan bermotor, mulai di tingkat produksi, distribusi, hingga daya beli di pasar yang goyah. Hal yang yang juga terjadi di tingkat global.

Laju impor mengalami penurunan signifikan pada periode bulan ketiga 2020 setelah muncul kasus Covid-19 di Indonesia.

Berikut Kinerja Impor Merek Mobil CBU 2020

1 Toyota, 15.811 unit (-32,9 persen) 

2 Suzuki, 5.092 unit (-62,1 persen)

3 Mitsubishi Motors, 2.843 unit (-84,2 persen) 

4 Mazda, 4.884 unit (-45,5 persen) 

5 Honda, 2.486 unit (-18,9 persen)

6 Lexus, 973 unit (-31,4 persen)

7 KIA, 807 unit (0,0 persen)

8 Daihatsu, 390 unit (-78,3 persen) 

9 Mini, 384 unit (-7,7 persen)

10 Morris Garage, 377 unit (0,0 persen) 

11 Isuzu, 362 unit (-63,7 persen) 

12 Renault, 350 unit (+40,0 persen) 

13 BMW, 252 unit (+78,7 persen) 

14 Hyundai-HMID, 248 unit (0,0 persen) 

15 Hyundai-HIM, 247 unit (-71,2 persen)

16 Peugeot, 240 unit (+76,5 persen) 

17 Tata, 213 unit (-73,3 persen) 

18 Mercedes-Benz CV, 190 unit (-86,0 persen) 

19 FAW, 141 unit (-65,3 persen) 

20 Volkswagen, 79 unit (-72,8 persen) 

21 Hino, 76 unit (+94,9 persen) 

22 Chevrolet, 54 unit (-95,7 persen) 

23 Audi, 41 unit (+13,9 persen) 

24 UD Truck, 27 unit (-88,1 persen) 

25 Man Truck, 10 unit (-66,7 persen)

26 Mercedes-Benz PC, 0 unit (-100,0 persen) 

27 Mitsubishi Fuso, 0 unit (-100,0 persen) 

28 Scania, 0 unit (-100,0 persen) 

29 Hongyan, 0 unit (0,0 persen)

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT