Ini 4 Janji Joe Biden dalam Industri Mobil Listrik di AS
TEMPO.CO | 21/01/2021 20:51
Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden menyaksikan kembang api dari Gedung Putih setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46  pada 20 Januari 2021. Saat pelantikan Joe Biden bersumpah untuk "melestarikan, melindungi dan mempertahankan
Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden menyaksikan kembang api dari Gedung Putih setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-46 pada 20 Januari 2021. Saat pelantikan Joe Biden bersumpah untuk "melestarikan, melindungi dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat." REUTERS/Tom Brenner

TEMPO.CO, Jakarta - Joe Biden resmi menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46. Untuk industri otomotif, dia menyerukan perubahan besar-besaran untuk meningkatkan motor dan mobil listrik.

Biden sekarang memiliki kekuatan untuk menyelesaikan dan melaksanakan perubahan besar untuk industri otomotif., termasuk ekosistem transportasi dan infrastruktur di AS secara keseluruhan.

Berikut janji kampanye Joe Biden soal kendaraan atau mobil listrik sebelum dilantik menjadi Presiden AS, seperti dikutip CNET pada Rabu, 20 Januari 2021:

1. Kendaraan listrik massal
Selama kampanye, Biden menyerukan perubahan kebijakan dan investasi untuk mengantarkan era baru bagi pembuat mobil Amerika. Dia berjanji memulainya dengan mengalihkan transportasi pribadi dari bertenaga mesin gas ke baterai dan listrik.

Baca juga: Kisah Joe Biden dan Mobil Sport Chevrolet Corvette Stingray 1967

Menurut Joe Biden, pemerintahannya memiliki tujuan untuk mengembalikan kredit pajak federal penuh untuk pembelian mobil listrik dengan melihat perubahan lain dalam pelaksanaan program.

2. Infrastruktur pengisian baterai mobil listrik
Biden juga menyerukan jaringan nasional dengan target mendirikan 500 ribu pengisi daya mobil listrik dalam kampanyenya. Infrastruktur ini akan menjangkau seluruh negara bagian hingga 2030.

3. Invetasi ke baterai dan teknologi lainnya
Joe Biden juga menargetkan investasi penelitian dan pengembangan federal yang agresif, termasuk untuk sektor otomotif.

Di situs webnya, dia menyerukan investasi US$ 300 miliar untuk R&D, mencakup teknologi kendaraan listrik hingga bahan ringan. Biden juga akan mengalokasikan US$ 5 miliar selama 5 tahun untuk dalam investasi baterai mobil listrik dan penyimpanan energi.

4. Standar emisi dan penghematan bahan bakar
Pemerintahan Presiden Donald Trump menyelesaikan emisi federal baru dan peraturan ekonomi bahan bakar pada 2020. Namun, Pemerintahan Biden kemungkinan besar akan berusaha untuk meningkatkannya.

Produsen mobil mulai meminta pemerintahan baru untuk menggunakan perjanjian California sebagai kerangka kerja untuk standar nasional.

Perjanjian California berhasil meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 3,7 persen setiap tahun mulai 2022.

Di situs kampanyenya, Jow Biden menyerukan perombakan Undang-Undang Udara Bersih, termasuk keharusan penjualan mobil listrik.

CNET | MARKET WATCH


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT