Januari 2021, Harga Suzuki Jimny di Indonesia Tembus Rp 411 Juta
TEMPO.CO | 07/01/2021 07:51
Suzuki Jimny 2020. TEMPO/Wawan Priyanto
Suzuki Jimny 2020. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Harga Suzuki Jimny generasi terbaru semakin meroket. Berdasarkan situs resmi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), harga Jimny per Januari 2021 tipe termurah (MT Single Tone) adalah Rp 395,5 juta, AT (Single Tone) Rp 408 juta, MT (Two Tone) Rp 398,5 juta, dan AT (Two Tone) Rp 411 juta. 

Padahal harga saat diluncurkan pada pameran otomotif GIIAS 2019 hanya Rp 315,5 juta (MT Single Tone), Rp 328 juta (AT Single Tone), Rp 317,5 juta (MT Two Tone), dan Rp 330 juta (AT Two Tone). 

Direktur Pemasaran PT SIS Donny Saputra mengatakan bahwa penyesuaian harga Jimny disebabkan karena beberapa faktor.  Satu di antaranya adalah penyesuaian dengan kenaikan NJKB untuk BBN model VIN 2021. "Juga sudah disesuaikan regulasi baru berkaitan dengan alat pemadam kebakaran," kata Donny saat dihubungi Tempo, Kamis, 7 Januari 2020. 

Suzuki Jimny resmi diluncurkan untuk pasar Indonesia di GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

Jimny merupakan SUV mungil dengan dimensi
panjang 3.265 mm, lebar 1.645 mm, dan tinggi 1.720 mm. 

Model ini dibekali mesin K15B berkubikasi 1.500 cc dengan output 102 hp pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm.

Baca: Test Drive Suzuki Jimny: Mobilnya Malah Ditawar Golfer

Suzuki mengklaim mesin ini sanggup menghasilkan akselerasi yang baik dan hemat bahan bakar. Mesin ini juga diklaim memiliki kemampuan off-road yang baik dengan mode berkendara 2H, 4H, dan 4L. 

Untuk mendukung kemampuan off-road, Jimny memiliki ground clearance setinggi 210 mm dan radius putar 4,9 m. Spesifikasi ini memudahkan pengemudi saat bermanuver di area yang sulit ditempuh.

Kemampuan off-road Jimny juga ditopang suspensi 3 link rigid axle yang dilengkapi coil spring dan disangga struktur Ladder Frame.

Tempo pernah menjajal Suzuki Jimny di medan off-road maupun on-road dengan hasil yang baik. Namun demikian, performa di medan off-road lebih terasa dibanding di on-road. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT