CEO Tesla Elon Musk Lebih Kaya dari Bill Gates
TEMPO.CO | 25/11/2020 06:30
File foto CEO Tesla Elon Musk tiba di red carpet automobile awards "Das Goldene Lenkrad" (The golden steering wheel) yang diberikan surat kabar Jerman di Berli, Jerman, 12 November 2019. REUTERS/Hannibal Hanschake.
File foto CEO Tesla Elon Musk tiba di red carpet automobile awards "Das Goldene Lenkrad" (The golden steering wheel) yang diberikan surat kabar Jerman di Berli, Jerman, 12 November 2019. REUTERS/Hannibal Hanschake.

TEMPO.CO, Jakarta - Kabar baru tentanElon Musk mencuat pada Senin lalu, ketika CEO Tesla itu melewati kekayaan Bill Gates untuk merebut posisi orang terkaya kedua di dunia.

Kekayaan bersih pengusaha berusia 49 tahun itu melonjak 7,2 miliar dolar AS menjadi 127,9 miliar dolar (sekitar Rp 1.820 triliun), akibat lonjakan harga saham Tesla lagi.

Menurut Hindustan Times pada Selasa, 24 November 2020, Elon Musk telah menambahkan 100,3 miliar dolar ke kekayaan bersihnya tahun ini, yang sebagian besar dari anggota Bloomberg Billionaires Index, peringkat 500 orang terkaya di dunia.

Di bulan Januari 2020, Elon Musk bertengger di peringkat 35. Kenaikan peringkat kekayaannya sebagian besar didorong oleh Tesla, yang nilai pasarnya mendekati 500 miliar dolar.

Sekitar tiga perempat dari kekayaan bersih Elon Musk terdiri dari saham Tesla, yang bernilai lebih dari empat kali lipat saham Musk di Space Exploration Technologies Corp. (SpaceX).

Capaian ini menandai sejarah Elon Musk kedua kalinya dalam delapan tahun sejarah,  bahwa salah satu pendiri Microsoft Corp., Bill Gates, menduduki peringkat lebih rendah dari nomor 2.

Bill Gates memegang posisi teratas selama bertahun-tahun sebelum disingkirkan oleh pendiri Amazon.com Inc., Jeff Bezos, pada 2017.

Kekayaan bersih Bill Gates yang 127,7 miliar dolar AS akan jauh lebih banyak jika dia tidak mendonasikan begitu banyak untuk amal selama bertahun-tahun. Dia telah memberikan lebih dari 27 miliar dolar untuk yayasan Gates sejak 2006.

Musk pernah mengejek Gates di Twitter, yang antara lain bahwa Gates "tidak tahu" tentang truk listrik. Keduanya juga bertukar komentar mengenai Covid-19.

Terlepas dari pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kelas pekerja dan orang miskin di dunia, anggota indeks Bloomberg secara kolektif memperoleh pendapatan 1,3 triliun dolar AS (23 persen) sejak awal 2020.

HINDUSTAN TIMES 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT