Nantikan Balapan F1 di Jeddah Arab Saudi pada 2021
TEMPO.CO | 29/10/2020 08:04
Lewis Hamilton bersama posisi kedua pembalap Red Bull Max Verstappen dan pembalap Renault Daniel Ricciardo merayakan kemenangan dengan sebotol wine seusai balapan F1 GP Eifel di Nurburgring, Nurburg, Jerman, Ahad, 11 Oktober 2020. REUTERS/Ina Fasbender
Lewis Hamilton bersama posisi kedua pembalap Red Bull Max Verstappen dan pembalap Renault Daniel Ricciardo merayakan kemenangan dengan sebotol wine seusai balapan F1 GP Eifel di Nurburgring, Nurburg, Jerman, Ahad, 11 Oktober 2020. REUTERS/Ina Fasbender

TEMPO.CO, JakartaArab Saudi disiapkan menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1 atau F1 untuk pertama kalinya pada tahun depan.

Menurut sumber F1 seperti dikutip dari Reuters hari ini, Kamis, 29 Oktober 2020, sirkuit Grand Prix F1 akan menggunakan jalan raya Kota Jeddah. Sesuai draf kalender, laga terdiri 23 seri.

Grand Prix F1 Arab Saudi kemungkinan dipasangkan dengan seri pemungkas di Abu Dhabi, kata sumber Reuters.

Jeddah, kota terbesar kedua di negara itu, akan menggelar balapan jika sirkuit yang dibangun khusus di Qiddiya, sekitar 1 jam perjalanan dari Ibu Kota Riyadh, dibangun.

Adapun balapan kedua di Miami, Amerika Serikat, tampaknya ditunda setidaknya satu tahun lagi.

Lintasan Grand Prix Fi di Brazil belum dibangun di Rio de Janeiro dan menghadapi kekhawatiran isu lingkungan. Ini artinya kalender musim bisa dipotong menjadi 22 seri saja.

Musim balapan 2020 seharusnya menampilkan 22 balapan, rekor terbanyak, dengan debut Grand Prix Vietnam serta kembalinya Grand Prix Belanda untuk pertama kalinya dalam 34 tahun. Namun, rencana ini terganjal pandemi Covid-19.

Pandemi memaksa sejumlah tuan rumah mundur dan balapan dibatalkan hingga tersisa 17 seri dalam kalender musim.

Tim-tim kompetitor F1 telah ditunjukkan dalam draf kalender 2021 pada Senin lalu. Versi final sepertinya akan dipublikasikan dalam beberapa pekan ke depan.

Resor hiburan di Qiddiya yang luas berada di jantung strategi ambisius untuk membuka ekonomi dan melonggarkan batasan sosial.

Arab Saudi juga akan menggelar Reli Dakar pada Januari 2021, sedangkan seri balap mobil listrik Formula E akan digekar dua balapan di Diriyah pada 26-27 Februari 2020.

Kemudian seri offroad mobil elektrik Extreme E bakal digelar 20-21 Maret 2020 di Al Ula.

Sejumlah ajang olahraga lainnya seperti tenis, tinju, dan golf juga telah digelar di Arab Saudi.

F1 pada tahun ini mengumumkan kemitraan jangka panjang dengan raksasa perusahaan energi milik Saudi, Aramco, dan telah mengadakan sejumlah pembicaraan terkait balapan di Arab Saudi.

Penggagas balapan Formula E dan Extreme E, Alejandro Agag, mengatakan bahwa dia memang mendengar banyak rumor pengadaan F1 pada 2021 di Arab Saudi.



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT