Volvo XC90 Terbaru Bakal Jadi Model Terakhir Mesin Bensin
TEMPO.CO | 11/10/2020 03:04
Volvo XC90 Excellence Lounge Console. Sumber: rushlane.com
Volvo XC90 Excellence Lounge Console. Sumber: rushlane.com

TEMPO.CO, Jakarta - SUV Volvo XC90 bisa jadi berumur pendek akibat "serangan" tren global mobil listrik.

Volvo telah memastikan setengah dari mobil yang diproduksi pada 2025 akan sepenuhnya bertenaga listrik. Pabrikan mobil Swedia ini memulai dengan memproduksi massal Volvo XC40 Recharge P8 pada 2019.

Seperti dikutip dari motor1 pada Sabtu, 10 Oktober 2020, perubahan besar di Volvo mungkin terjadi lebih cepat dari yang diharapkan.

CEO Volvo Håkan Samuelsson telah menyatakan ada kemungkinan mobil Volvo XC90 yang akan datang menjadi Volvo terakhir bermesin pembakaran.

SUV premium Volvo XC90 dibanderol sekitar Rp 2,5 miliar pada 2019.

Berbicara dengan Car and Driver, Samuelsson mengakui bahwa Volvo bermesin pembakaran akan segera berakhir. "Setelah itu, mari kita lihat , kami mungkin akan menjadi lebih banyak mobil listrik," katanya.

Volvo XC40 Recharge plug-i hybrid R-Design. FOTO: motor1

Meski begitu, dia menyatakan perubahan tergantung pada seberapa cepat pelanggan ingin berubah dan seberapa cepat infrastruktur listrik akan dibangun.

"Ambisi kami pasti bahwa kami harus sepenuhnya listrik sebelum diwajibkan oleh pemerintah."

Samuelsson juga menyatakan Volvo berencana meluncurkan beberapa model mobil listrik baru kelas di atas dan di bawah Volvo XC40 Recharge P8.

Beberapa akan berjalan pada platform Volvo XC40 dan Polestar 2, sedangkan model lainnya akan didasarkan pada platform Geely di Cina.

Strategi Volvo sangat bergantung pada gagasan bahwa pasar mobil premium cepat atau lambat akan beralih ke tenaga listrik sepenuhnya.

"Jika kami ingin tumbuh cepat, kami harus berkonsentrasi pada segmen itu. Pangsa pasar segmen mobil konvensional juga menyusut," ucap Samuelsson.

Dengan pemerintah di seluruh dunia yang mengincar pelarangan penjualan mobil bensin paling lama dalam beberapa dekade mendatang, Volvo mungkin akan memimpin perlombaan mobil listrik pada 2025.

Kita tunggu saja. Mungkin belum saatnya mengucapkan sayonara kepada SUV Volvo XC90.


MOTOR1

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT