Mercedes-Benz Bikin eScooter Ringkas dan Mudah Dilipat
TEMPO.CO | 05/10/2020 06:28
Mercedes-Benz eScooter. (Daimler)
Mercedes-Benz eScooter. (Daimler)

TEMPO.CO, JakartaPabrikan asal Jerman, Mercedes-Benz, menciptakan beragam alat transportasi untuk mendukung mobilitas di masa modern. Satu di antaranya adalah eScooter listrik sebagai solusi bebas emisi.

Mercedes-Benz eScooter dirancang dengan satu hal, umur panjang. Komponen dan material berkualitas tinggi memungkinkan jarak tempuhnya lebih dari 5.000 kilometer. eScooter ini juga mudah diangkut di bagasi atau dibawa dengan transportasi umum berkat bobotnya yang ringan dan mudah dilipat

Untuk menghadirkan eScooter ini, Mercedes-Benz menggadeng spesialis mobilitas mikro Swiss, Micro Mobility Systems AG. eScooter mengusung desain hitam yang elegan, dengan co-branding Mercedes-Benz dan Micro di kolom kemudi.

Dengan motor listrik berdaya maksimum 500 W memungkinkan skuter listrik ini melaju dengan kecepatan hingga 20 km / jam, dan baterai 7,8 Ah memberikan jangkauan hingga 25 km. Papan luncurnya lebar dan memiliki lapisan anti selip, dengan banyak ruang untuk kedua kaki.

Mercedes-Benz eScooter. (Daimler)

Mercedes-Benz eScooter memiliki suspensi depan dan belakang dan dilengkapi dengan roda karet berdiameter 20 cm yang dengan mudah di permukaan yang tidak rata seperti batu bulat.

Kolom kemudi dapat dikalahkan dengan mengemudi. Stang ergonomis memiliki fitur akselerator di kanan dan rem di kiri, plus bel terintegrasi. Layar yang dipasang di tengah menunjukkan kecepatan, level baterai, dan mode berkendara secara sekilas.

eScooter memiliki rem tromol belakang dan rem kaki di pelataran pelindung. Lampu depan dan belakang cocok untuk digunakan dalam lalu lintas jalan raya, bersama dengan reflektor samping yang memungkinkan untuk berkendara kapan saja, bahkan dalam kegelapan.

Fitur tambahan yang berguna adalah konektivitas dengan aplikasi Mikro. Mercedes-Benz eScooter terhubung melalui Bluetooth ke smartphone, yang dapat dipasang ke braket di stang. Informasi tentang kecepatan, jarak, waktu tempuh, dan status pengisian baterai dapat diakses melalui aplikasi.

Otoped listrik memiliki antarmuka intuitif, yang dapat dioperasikan hanya dengan kekerasan kaki. Setang juga dapat dilipat. Kendaraan ini muat bahkan dalam bagasi kecil Bobotnya ringan sekitar 13,5 kg.

eScooter pengisian daya dalam waktu 3-3,5 jam menggunakan soket domestik standar, dan mencapai 70 persen pengisian hanya dalam waktu dua jam. Mercedes-Benz juga berencana menawarkan koneksi Bluetooth dan stasiun dok booting di kendaraannya, yang akan memungkinkan pengisian daya selama perjalanan. 

BISNIS




REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT