DP 0 Persen Berlaku untuk Kredit Kendaraan Listrik
TEMPO.CO | 02/10/2020 06:30
Portable charger Hyundai Ioniq EV, bisa digunakan untuk mengisi daya baterai di rumah. 17 Agustus 2020. Hyundai Ioniq EV akan segera dipasarkan secara oleh HIMD di Indonesia dalam waktu dekat ini bersamaan dengan mobil listrik lainnya, Hyundai Kona EV. Hy
Portable charger Hyundai Ioniq EV, bisa digunakan untuk mengisi daya baterai di rumah. 17 Agustus 2020. Hyundai Ioniq EV akan segera dipasarkan secara oleh HIMD di Indonesia dalam waktu dekat ini bersamaan dengan mobil listrik lainnya, Hyundai Kona EV. Hyundai Ioniq EV akan dipasarkan dengan harga Rp 600 jutaan. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan listrik. Mulai 1 Oktober 2020, kredit kendaraan listrik tak lagi memerlukan down payment (DP) atau uang muka.

Hal ini terwujud setelah Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan uang muka (down payment/dp) bagi pemberian Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB) untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi nol persen, termasuk di dalamnya adalah kendaraan listrik (mobil listrik dan motor listrik).

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam pernyataan mengatakan kebijakan ini tercantum di Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 22/13/PBI/2020 tentang Perubahan Kedua atas PBI No. 20/8/2018 tentang Rasio LTV untuk Kredit Properti, Rasio FTV untuk Pembiayaan Properti, dan Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV dan Uang Muka).

"Kebijakan ini berlaku efektif sejak 1 Oktober 2020," katanya di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2020.

Dia melanjutkan kebijakan penyesuaian batasan minimum uang muka (down payment) bagi kendaraan bermotor berwawasan lingkungan dilakukan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah risiko kredit atau pembiayaan yang terjaga.

Selain itu, juga untuk mendorong fungsi intermediasi perbankan yang seimbang dan berkualitas, serta sebagai upaya untuk mendukung ekonomi berwawasan lingkungan (green economy).

Kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, seperti dikutip dari lembar frequently asked questions (FAQ) Bank Indonesia, adalah kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, sebagaimana dimaksud dalam peraturan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) untuk transportasi jalan, yakni Perpres No.55 Tahun 2019.

Berikut daftar mobil baterai listrik yang telah mengantongi Sertifikat Uji Tipe seperti dikutip dari laporan dari Kementerian Perhubungan per Agustus 2020.

- Tesla Model S 85 (4X2) A/T
- Tesla S 60D (4X4) A/T
- Tesla S 75D (4X4) A/T
- Tesla S 90 D (4X4) A/T
- Tesla S P100D (4X4) A/T
- Tesla X 75D (4X4) A/T
- Tesla X P100D (4X4) A/T
- Tesla Model 3 (4X2) A/T
- Tesla Model 3 (4X4) A/T Standard Plus
- Tesla MPV (4X2) A/T
- Tesla Model X (4x4) A/T
- Tesla Model X A/T Long Range 4X4
- BYD MPV (4X2) A/T
- Hyundai Ioniq EV 4X2 A/T 1 22
- Hyundai Kona 2.0 EV (4x2) A/T
- Nissan LEAF (4x2) A/T
- Toyota ZAD-TAK30 (4x2) A/T

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT