Nakajima Bawa Toyota Raih Hattrick di Le Mans 24 Hours
TEMPO.CO | 21/09/2020 07:26
Mobil sport listrik Porsche Taycan Turbo menjadi safety car dalam balapan Le Mans 24 Hours di Prancis yang dimulai Sabtu, 19 September 2020. FOTO: Auto Blog
Mobil sport listrik Porsche Taycan Turbo menjadi safety car dalam balapan Le Mans 24 Hours di Prancis yang dimulai Sabtu, 19 September 2020. FOTO: Auto Blog

TEMPO.CO, Jakarta - Kazuki Nakajima membawa Toyota memenangi balapan ketahanan 24 Hours of Le Mans atau Le Mans 24 Hours di Prancis untuk ketiga kalinya secara beruntun pada Minggu, 20 September 2020.

Pebalap asal Jepang itu, dibantu pebalap Swiss Sebastian Buemi dan pebalap Selandia Baru Brendon Hartley, membawa mobil Toyota bernomor delapan melintasi garis finis paling awal pada pukul 12.30 GMT atau 19.30 WIB setelah melibas Sirkuit La Sarthe, Prancis, selama 1 hari dengan 387 putaran dari posisi start ketiga.

AFP melansir Hartley mengisi bangku yang ditinggalkan Fernando Alonso, juara dunia Formula 1, yang melewatkan hattrick Toyota tahun ini karena akan kembali ke F1 musim depan.

Pebalap tim Rebellion Gustavo Menezes asal Amerika Serikat, Norman Nato dari Prancis, dan keponakan Ayrton Senna, Bruno, menjadi pesaing terdekat namun tak mampu menandingi kekuatan Toyota.

Tim privat itu finis kedua, lima lap berselang.

Mobil Toyota lainnya yang dikendarai Mike Conway asal Inggris, Kamui Kobayashi dari Jepang, dan pebalap Argentina Jose-Maria Lopez mengawali balapan dari pole position.

Peluang besar menjadi juara terlihat setelah separuh jarak lomba. 
Namun, mereka menghabiskan setengah jam untuk pit stop, mengganti turbo pada malam hari itu.

Kobayashi menunjukkan kekesalannya ketika keluar dari mobilnya. Pebalap Jepang itu selalu finis kedua di Le Mans di dua tahun sebelumnya dan harus puas finis ketiga, melengkapi podium untuk Toyota musim ini.

Pada 2019 dia kembali menjadi kandidat juara sebelum mengalami pecah ban satu jam sebelum kemenangan diraih rekan-rekan satu timnya.

Toyota adalah satu-satunya pabrikan utama dalam kategori LMP1 dengan rival terdekat tim asal Swiss, Rebellion Racing.

Balapan tahun ini akan menjadi pemungkas bagi mobil Toyota TS050 Hybrid ketika WEC memulai era Hypercar pada 2021.

Tahun lalu, sebanyak 250.000 penonton yang sebagian besar penggemar asal Inggris memadati Sirkuit Sarthe di barat laut Prancis itu. Namun, balapan ketahanan yang memasuki edisi ke-88 itu dijadwalkan ulang dari Juni dan digelar tanpa penonton karena pandemi virus Corona.

"Kami merindukan para fan. Ini terasa tidak sama seperti biasanya," kata Hartley sebelum naik ke mobil juara bersama Buemi dan Nakajima.

Mobil United Autosports bernomor 22 yang dibawa pebalap Inggris Paul di Resta dan Philip Hanson bersama pebalap Portugal, Filipe Albuquerque, finis kelima secara keseluruhan untuk menjuarai kategori LMP2.

Adapun Aston Martin mengamankan gelar juara dunia FIA GT Manufacturers.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT