Elon Musk Ketemu Bos VW di Jerman, Ini yang Dibicarakan
TEMPO.CO | 05/09/2020 13:52
File foto CEO Tesla Elon Musk tiba di red carpet automobile awards "Das Goldene Lenkrad" (The golden steering wheel) yang diberikan surat kabar Jerman di Berli, Jerman, 12 November 2019. REUTERS/Hannibal Hanschake.
File foto CEO Tesla Elon Musk tiba di red carpet automobile awards "Das Goldene Lenkrad" (The golden steering wheel) yang diberikan surat kabar Jerman di Berli, Jerman, 12 November 2019. REUTERS/Hannibal Hanschake.

TEMPO.CO, JakartaCEO Tesla Elon Musk bertemu dengan tiga menteri Jerman dan politisi senior lainnya pada hari Rabu, 2 September 2020, untuk membahas kemajuan kolaborasi antara pembuat mobil dan perusahaan biotek Jerman serta rencana pabrik kendaraan listrik.

Dilansir Reuters, Sabtu,5 September 2020, Ralph Brinkhaus, pemimpin blok parlemen konservatif CDU / CSU Kanselir Angela Merkel, mengatakan Musk puas dengan kemajuan aliansi Tesla dengan pengembang vaksin CureVac.

Di sela-sela konferensi blok parlemen di Berlin, Musk juga bertemu dengan Menteri Ekonomi Peter Altmaier, Menteri Kesehatan Jens Spahn dan Menteri Riset Anja Karliczek.

Tesla membantu membuat printer molekul seluler untuk membuat vaksin potensial Covid-19 yang sedang dikembangkan oleh CureVac.

November lalu, Tesla mengumumkan rencana untuk membangun Gigafactory di Gruenheide di negara bagian timur Brandenburg yang mengelilingi Berlin.

Musk memeriksa kemajuan proyek itu, bertemu sebelumnya dengan Perdana Menteri Negara Bagian Brandenburg Dietmar Woidke.

“Itu adalah percakapan yang sangat menyenangkan dan fokus. Elon Musk mengetahui semua detail dari Gruenheide Gigafactory,” kata Woidke dalam sebuah pernyataan.

Di Jerman, Musk juga menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Kepala Eksekutif Volkswagen Herbert Diess, untuk kunjungan kehormatan di mana Musk melakukan test drive di mobil listrik baru Volkswagen pada Jumat, 5 September 2020.

Seorang juru bicara Volkswagen menolak berkomentar tentang pertemuan tersebut. Seorang juru bicara Tesla tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT