Pulih dari Corona, Penjualan Mobil Energi Baru Meningkat di Cina
TEMPO.CO | 12/08/2020 07:25
Mobil listrik NIO ES8 dipamerkan di Shanghai auto show, Shanghai, Cina 17 April 2019. REUTERS/Aly Song
Mobil listrik NIO ES8 dipamerkan di Shanghai auto show, Shanghai, Cina 17 April 2019. REUTERS/Aly Song

TEMPO.CO, Beijing - Pasar otomotif di Cina terus menunjukkan pemulihan setelah babak belur dihantam virus corona. Pada Juli lalu, penjualan mobil energi baru (NEV) di negara itu membukukan pertumbuhan yang kuat pada bulan Juli.

NEV merupakan kendaraan ramah lingkungan, termasuk di dalamnya adalah mobil hybrid, plug-in hybrid, hingga kendaraan listrik murni. 

Berdasarkan data industri seperti dilaporkan Kantor Berita Xinhua, sebanyak 98.000 NEV terjual bulan lalu, naik 19,3 persen (Year on Year), menurut Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM).

Baca juga: Krisis Corona, Xpander Jadi Penyelamat Mitsubishi Motors

Sedangkan penjualan mobil di tujuh bulan pertama mencapai 486.000 NEV terjual, turun 32,8 persen YoY.

Data CAAM juga menunjukkan bahwa pasar otomotif Cina mempertahankan momentum pemulihan bulan lalu, karena meningkatnya permintaan dan penguatan insentif telah mendorong pertumbuhan pasar yang positif.

Baca juga: MG HS Dirilis 13 Agustus, Saingi Honda CR-V dan Wuling Almaz

Total output mencapai 2,2 juta di bulan Juli, naik 21,9 persen YoY, sementara penjualan mencapai 2,1 juta, naik 16,4 persen YoY.

Pasar mobil Cina, yang terpukul parah oleh epidemi Covid-19, mulai pulih pada bulan April, berkat permintaan yang sebelumnya tertunda dan kebijakan yang menggembirakan, dengan penjualan meningkat 4,4 persen (YoY). Ini mengakhiri kontraksi berturut-turut selama 21 bulan terakhir, menurut CAAM.




REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT