Penjualan Global Volvo Juli Meningkat, Model SUV Terlaris
TEMPO.CO | 05/08/2020 06:48
Logo Volvo. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Logo Volvo. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

TEMPO.CO, Stockholm - Volvo Cars melaporkan peningkatan penjualan global sepanjang Juli 2020 dengan peningkatan sebesar 14,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, demikian laporan Kantor Berita Xinhua, Selasa, 4 Juli 2020.

Menurut siaran pers perusahaan pada hari Selasa, Volvo Cars menjual 62.291 mobil pada bulan Juli. Basis penjualan Volvo Eropa, AS dan Cina melaporkan pertumbuhan penjualan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penjualan di Eropa kembali tumbuh setelah pembatasan terkait pandemi corona Covid-19 dicabut.

Produsen asal Swedia itu mengklaim jajaran produk kendaraan ramah lingkungan (plug-in hybrid maupun listrik), semakin populer di kalangan pelanggan. Pangsa pasar kendaraan dengan baterai meningkat lebih dari dua kali lipat dalam tujuh bulan pertama, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Sebelumnya, Volvo Cars melaporkan kerugian operasi 989 juta SEK (sekitar Rp 1,67 triliun dengan kurs saat ini 1 SEK = Rp 1.688,85)) pada paruh pertama tahun 2020 karena pandemi Covid-19. Selama enam bulan pertama, perusahaan menjual 269.962 mobil dengan pendapatan 112 miliar SEK (189 triliun), turun dari 340.826 pada periode yang sama tahun lalu dengan pendapatan 130 miliar SEK (Rp 219,5 triliun)

Rilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa dalam tujuh bulan pertama, Volvo Cars menjual 332.253 mobil, turun 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Di Eropa, penjualannya mencapai 28.700 mobil pada Juli, naik 12,5 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, tetapi turun 24,1 persen Year on Year dalam tujuh bulan pertama tahun ini. Penjualan di Amerika Serikat di Juli mencapai 9.697 mobil, naik 10,3 persen dari bulan yang sama tahun lalu, tetapi turun 10,1 persen tahun ke tahun selama tujuh bulan pertama.

Di Cina, penjualan mencapai 14.410 mobil, naik 14,0 persen dibandingkan dengan Juli tahun lalu, tetapi turun 0,3 persen dalam tujuh bulan pertama tahun ini, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan mengatakan pertumbuhan volume dua digit pada bulan Juli didorong oleh permintaan yang kuat untuk jajaran SUV Volvo Cars. Pada bulan Juli, SUV kompak Volvo XC40 adalah model terlaris bagi perusahaan, diikuti oleh SUV ukuran menengah XC60 dan SUV besar XC90.

Selama bulan itu, SUV menyumbang 72,8 persen dari total penjualan perusahaan, naik dari 63,4 persen pada bulan yang sama tahun lalu. Volvo Cars, diakuisisi oleh produsen mobil Cina Geely pada 2010, mempekerjakan rata-rata 36.278 orang secara global selama enam bulan pertama tahun 2020.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT